Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 12 September 2026

Potongan Rambut Jelek, Tukang Cukur Diserang

- Minggu, 17 Juli 2016 20:25 WIB
242 view
Potongan Rambut Jelek, Tukang Cukur Diserang
Shenyang (SIB)- Gara-gara hasil potongan rambutnya gagal alias tidak jadi sesuai keinginan, tiga pria di China mengamuk dan melakukan aksi balas dendam kepada tukang cukur terkait. Insiden ini berlangsung pada hari pertama Lebaran, Rabu 6 Juli 2016 sekira pukul 03.22 waktu setempat.

Melalui rekaman CCTV diketahui mereka melampiaskan kemarahannya pada salon atau tempat gunting rambut yang terletak di Shenyang, Provinsi Liaoning tersebut. Salah satunya terlihat jelas menyemprotkan cat merah dan hitam ke tembok, kaca depan, dan papan nama salon. Sementara seorang lagi melemparkan batu bata ke arah jendela salon. Orang ketiga pun ikut melakukan aksi vandalisme ke salon tersebut. Namun tidak jelas apa perannya, karena ia tidak ter-cover kamera CCTV setempat.

Keesokan harinya, si pemilik salon lantas terkejut menemukan tokonya habis dirusak orang. Ia pun mencari jejak pelakunya. Dari video yang sama, dia mengenali dua dari pelaku adalah pelanggannya yang tidak senang dengan hasil potongannya pada Juni lalu.

Sang pemilik salon mengaku sudah menawarkan diri untuk memperbaiki potongan mereka. Akan tetapi, keduanya menolak mempercayakan lagi tatanan rambut mereka padanya. Salah seorang dari mereka bahkan sempat melontarkan kata-kata bernada ancaman ke si tukang cukur.

Berdasarkan lansiran Shanghaiist, Kamis (14/7), kali ini warganet China merasa kesulitan untuk memutuskan pihak yang patut disalahkan dalam insiden ini.

Beberapa membela si tukang cukur dengan mencemooh bahwa mungkin saja ketiga perusak itu terlalu buruk rupa untuk mencoba berbagai gaya tatanan rambut.

 Jadi mau dipotong seperti apa pun, hasilnya tetap saja jelek. Namun, banyak juga warganet yang sependapat dengan ketiga pelaku. Sebagaimana mereka juga pernah memiliki pengalaman buruk dengan tukang cukur. Menurut mereka, si tukang cukur pantas mendapatkan perlakuan semacam itu. (okz/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru