Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 03 Mei 2026

Keseringan Bercinta, Kura-Kura Kena Radang Sendi

- Minggu, 22 Januari 2017 20:50 WIB
594 view
Keseringan Bercinta, Kura-Kura Kena Radang Sendi
SIB/SWNS
Bert si kura-kura dan pengasuhnya, Bert Wallder.
Norflok (SIB) -Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa segala sesuatu yang berlebihan pasti membawa keburukan. Tidak hanya pada manusia, tetapi semua makhluk hidup, termasuk hewan. Salah satu nasib sial dialami seekor kura-kura Afrika di Dinosaur Adventure Park di Norfolk, Inggris. Bert (22) kini harus berjalan dengan bantuan roda karena menderita radang sendi (artritis).

Menurut pengurusnya, Bert Wallder, reptil bercangkangnya itu mengalami pembengkakan pada bagian kaki belakangnya. Hal itu terjadi setelah ia kembali dari program pembiakan pada 2011. Kala itu, dia terpergok sedang meniduri lima betina sekaligus. Jumlah telur yang dihasilkan pun tak terkira.

"Dia adalah seorang pecinta bukan pejuang. Kura-kura Afrika memang dikenal sebagai pembiak handal. Mereka sangat produktif dan bisa membuahi 60 hingga 70 telur per tahun. Tidak terkecuali Bert," papar manajer Secret Animal Garden, Martin Hocking, seperti dikutip dari Metro, Senin (16/1).

Begitulah menurut Hocking, libido Bert yang tinggi telah melunturkan kesehatannya. Kedua kaki belakangnya telah disangga dengan roda selama delapan pekan terakhir. "Roda-roda itu membantu pergerakannya. Mudah-mudahan roda tersebut juga bisa mempercepat proses pemulihannya," ujar Adam Goymour selaku manajer operasional margasatwa tersebut.

Meski sedang dalam kondisi kurang sehat, roda yang dipasang pada tubuh sisi kiri dan kanan itu menarik perhatian para pengunjung. Bert pun menjadi idola baru. Semua orang mengenali dia dari rodanya. "Anak-anak menyukainya, mereka berpikir kalau Bert adalah kura-kura robot sehingga dia perlu roda untuk membantunya berjalan. Bahkan mereka yakin roda itu bisa menjadikannya kura-kura supercepat," tutur Goymour. Bert sudah menetap di Norfolk sejak 2007.
Waktu itu statusnya masih hewan pinjaman, ia baru disumbangkan ke taman nasional tersebut pada 2013. Kura-kura jenisnya rata-rata bisa hidup sampai usia 60 tahun. (okz/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru