Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 10 September 2026

Penumpang Kentut Terus Pesawat Mendarat Darurat

- Minggu, 25 Februari 2018 12:03 WIB
398 view
Penumpang Kentut Terus Pesawat Mendarat Darurat
Dubai (SIB) -Gara-gara seorang penumpang berusia lanjut kentut berlebihan saat pesawat mengudara, penerbangan Transavia Airlines dari Dubai menuju Amsterdam mendarat darurat di Austria. Seperti dikutip dari Asia One. Senin (19/2), awalnya dua penumpang yang duduk di sebelah seorang pria sepuh memintanya untuk menahan kentut. Mereka lalu mengeluh ketika mulai tercium bau busuk.

Meskipun sebuah pesawat terbang memiliki sistem ventilasi yang baik, ruangan yang kecil dan jarak penumpang yang berdekatan benar-benar membuat kentut itu seperti musibah. Apalagi terjadi di penerbangan yang panjang. Sejauh ini belum diketahui apakah perut kembung si pria sepuh yang memicu kentut disebabkan oleh kondisi medis atau bukan.

Pria tua itu kemudian diberi peringatan untuk berhenti kentut oleh awak pesawat. Lalu, adu mulut pun terjadi oleh dua penumpang yang berdekatan dengannya.
Alhasil, pilot memutuskan pesawat tersebut putar balik ke Austria, di mana polisi setempat melakukan intervensi untuk menurunkan orang-orang yang melakukan pelanggaran dari penerbangan.

Pria sepuh yang menjadi tersangka buang angin dan dua perempuan bersaudara yang terlibat adu mulut kemudian diminta turun dari penerbangan tersebut. Menurut seorang juru bicara Transavia, kedua wanita tersebut bersikap agresif dan berbicara kasar.

Menurut sebuah laporan dari De Telegraaf, kedua perempuan tersebut membantah tuduhan yang dialamatkan kepada mereka. Sementara itu, pihak maskapai penerbangan memberlakukan larangan bepergian kepada mereka meski telah dibebaskan dari kantor polisi. Seorang saksi mata mengatakan bahwa reaksi Transavia terhadap situasi itu terlalu berlebihan.

Diturunkan dari Pesawat
Gara-gara kekasihnya mengeluh sakit perut, sepasang penumpang 'diusir' dari pesawat Emirates. Mereka pun terkejut bukan main dengan tindakan maskapai penerbangan tersebut. Adalah Beth Evans dan Joshua Moran yang hanya beberapa menit akan lepas landas dari bandara Birmingham untuk terbang menuju Dubai, saat mereka diperintahkan untuk meninggalkan pesawat.

Seperti dikutip dari Mirror.co.uk, Selasa (20/2), pasangan tersebut mengatakan bahwa awak pesawat mendengar Beth kesakitan perutnya karena menstruasi. Lalu interogasi pun dimulai. Awak pesawat kemudian memutuskan bahwa Beth memerlukan pemeriksaan medis, sebelum diizinkan melanjutkan perjalanan Birmingham-Dubai selama tujuh jam. Tapi ternyata dokternya tak ada, pasangan tersebut pun terpaksa turun dari pesawat.

"Diusir karena sakit, itu adalah hal gila," ungkap Joshua memberi tahu The Sun. Pihak Emirates mengatakan tak mau ambil risiko membiarkan Beth tetap dalam pesawat. "Beth menangis dan merasa kesal saat ditanyai," kata Joshua.

Beth mengatakan bahwa rasa sakitnya hanya kadang-kadang saja timbul, dan dia senang akan terbang. Namun staf Emirates mengatakan bahwa mereka tak dapat mengizinkannya melakukan perjalanan, takut kondisinya memburuk saat penerbangan.

"Para penumpang memberi tahu awak bahwa dia merasa tak nyaman dan kesakitan serta merasa tidak sehat. Kapten membuat keputusan untuk meminta bantuan medis dan menurunkan Evans agar dia bisa mendapat pertolongan," tutur seorang juru bicara maskapai tersebut mengatakan kepada The Sun. "Kami tidak ingin membahayakan Nona Evans dengan menunda pertolongan medis, takut kondisinya memburuk selama penerbangan." (liputan6.com/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru