Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 April 2026

Febri Yunarta, Remaja Pemungut Sabut Kelapa dan Ijuk Jadi Barang Berharga

- Minggu, 21 Februari 2016 18:58 WIB
1.416 view
Febri Yunarta, Remaja Pemungut Sabut Kelapa dan Ijuk Jadi Barang Berharga
SIB/Dok
Satu lukisan bermedia sabut kelapa dan ijuk karya Febri Yunarta serta wajah si pembuat (inzert).
Deliserdang (SIB)- Febri Yunarta penggiat lingkungan. Memunguti sampah khususnya sabut kelapa dan ijuk. Didukung hobinya melukis, pria kelahiran Padang, Sumatera Barat itu mengubahnya menjadi barang berharga. “Semua cuma memanfaatkan limbah. Muncul kreativitas. Lukisan pertama dari sabut dan ijuk adalah Presiden Joko Widodo. Apresiasi publik demikian besar,” ujarnya, Jumat (19/2).

Hasil karyanya pun menjalar ke wajah para tokoh. Salah satunya wajah Prananda Surya Paloh. Dalam kanvasnya, raut anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem tersebut sama mirip dengan bentuk aslinya, seperti lukisan beraliran naturalis. “Lukisan sabut kelapa dan ijuk memang cenderung harus sama sebangun dengan bentuk asli sebagai daya tarik,” ujarnya.

Kediamannya di Jalan Makmur Kompleks Semanggi  Blok B No 21 kilometer 11, 2 Medan - Binjai, Deliserdang menjadi galeri pemajangan karya-karyanya yang unik menarik. Selain lukisan, sejumlah replika karyanya begitu memesona. Ada juga barang-barang yang dapat dijadikan souvenir seperti burung camar dari sabut, boneka, kendaraan bermotor seperti Harley Davidson.

Ada juga barang mahal seperti kursi yang dibuat dari hanger kayu. Bahan dasarnya adalah barang yang sudah tidak dipakai tapi disulap mewah. Tidak menyebut harga satuan, Febri bilang lebih mengedepankan kepuasan batinnya sebagai penggiat seni. Selain itu, harapnya, lingkungan menjadi bersih dan pemaksimalan barang yang semula dinilai tidak berharga menjadi bernilai tinggi.

Di Facebook akun Prananda Surya Paloh diterakan, pihaknya berkenan menjadi fasilitator semua hasil kreativitas generasi muda di Indonesia dengan memanfaatkan dunia digital. “Kehadiran dunia maya harus dimaksimalkan untuk tujuan positif. Saya menjamin karya Febri Yunarta luar biasa karena medianya unik dan spesifik,” tulis anggota legislatif dari Dapil Sumut 1 itu. “Karya para remaja lainnya pun silakan dipromosikan demi kemajuan dalam upaya meningkatkan industri kreatif,” tutup Prananda. (t/R9/q)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru