Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 April 2026

Libur Panjang dan UN, Pelajar Jadi Relawan Lingkungan

- Senin, 09 Mei 2016 09:51 WIB
310 view
Berastagi (SIB)- Puluhan pelajar yang bergabung dalam relawan lingkungan di bawah Forum Bumi Hijau (FBH) memanfaatkan libur panjang dan usai Ujian Nasional menghijaukan lingkungan di jalan Medan - Aceh via Berastagi. Kegiatan perdana dilaksanakan Jumat (22/4) di Arboretum USU - Kuala Bekala ditandai penanaman aren oleh Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu SH MH bersama Prof Dr Ir Darma Bakti MS dan Prof Dr Ir Abdul Rauf MP, Prof Dr Ir Abdul Rauf MP yang sebagai Ketua Prodi S2-S3 Ilmu Pertanian USU.

Ketua Forum Bumi Hijau Benson Kaban SSos mengatakan, ada 10.000 pohon aren yang hendak ditanam. Alokasinya, ujar musisi yang kini fokus pada lingkungan itu, ada 425 km jalur jalan Medan - Takengon di Aceh. “Belum lagi ditanam di Taman Nasional Gunung Louser (TNGL) seluas 792.675 Ha dan Tahura Bukit Barisan seluas 51.000 Ha. Relawan penanam pohon tersebut dibawa rileks menyatu dengan alam yang sudah memberi kehidupan,” ujarnya, Kamis (5/5).

Menurutnya, bersamaan dengan menanam pohon, relawan dibawa mengenal destinasi wisata indah di wilayah yang dilalui seperti Danau Toba, Danau Lau Kawar, Danau Laut Tawar, Gunung Sinabung, Gunung Sibayak. “Siapa yang hobi mendaki gunung dan hendak menanam di lerengnya, silakan,” ujarnya sambil mengatakan kegiatan diadakan selama 45 hari dengan fokus di 30 titik daerah rawan Longsor di jalur Medan – Takengon via Kabanjahe.

Pada para relawan muda, ujarnya, dikenalkan dan dijelaskan, aren tak semata untuk penghijauan tapi merupakan komoditi penghasil gula aren dengan berbagai turunannya termasuk biodiesel sebagai bahan baku energi terbarukan. “Tegakan pohonnya dengan perakaran yang kuat dapat membantu merekat kuat massa tanah sehingga dapat mencegah erosi dan longsor,” cerita pria yang putra petani aren dari Langkat. “Warga Medan pun harus sadar.

Penghijauan dipusatkan di Arboretum USU - Kuala Bekala yang kemudian akan dibangun embung seluas 30 hektar menjadi cadangan air bagi ibu kota Sumut dan menjadi destinasi wisata berbasis air,” ujarnya menirukan ucapan Kepala BPDAS Wampu Sei Ular  Akhmad Sofyan.

Pada libur panjang tersebut, penanaman selesai di Cagar Alam Sibolangit, Sibolangit Corner, Penatapen Berastagi, Desa Sugau, Tahura Desa Tongkeh. “Saya haru dan bahagia, relawan hijau begitu antusias hingga perjalanan Gerakan Penanaman Pohon Aren Medan-Takengon via Kabanjahe semakin berwarna!”

Menurutnya, kegiatan memassal semakin semarak pada 2 Juni 2016 sekaligus Seminar Nasional Aren bertema Aren untuk Ketahanan Pangan dan Energi Serta Penyelamatan Lingkungan plus temu Nasional Komunitas Aren Indonesia diselenggarakan 3 - 5 Juni 2016.

Dalam aksi awal tersebut terlihat hadir Luhut Sihombing, Kabag Hukum Pemkab Deli Serdang Edwin Nasution SH MHum, pemerhati dan penggiat lingkungan N Akelaras dan Jaman Ginting. “Saya berharap semakin banyak relawan muda terlibat khususnya pelajar yang usai UN hingga waktu luangnya terisi dengan kegiatan positif cinta lingkungan,” tutup Benson Kaban. (T/R9/f)





SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru