Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Kajatisu Minta Anak Muda Jauhi Narkoba, Pornografi dan Kekerasan Seksual

- Minggu, 24 Juli 2016 19:08 WIB
654 view
Kajatisu Minta Anak Muda Jauhi Narkoba, Pornografi dan Kekerasan Seksual
SIB/Dok
Koordinator Intel Kejatisu Conny Tonggo Masdiana Sagala SH MH di depan siswa menjelaskan ancaman bahaya narkoba, pornografi dan kekerasan seksual dari perspektif hukum dan moral di Medan, Senin, (18/7).
Medan (SIB)- Kejatisu diwakili Koordinator Intel Kejatisu Conny Tonggo Masdiana Sagala SH MH meminta anak muda menjauhi narkoba, pornografi dan kekerasan seksual. Semua pelanggaran seperti tersebut di atas, dikenai sanksi hukuman berat. "Dampaknya tak hanya sampai menjalani hukuman, tapi kerusakan moral berkepanjangan bahkan dapat menimbulkan traumatik," ujarnya di Medan saat  membekali ribuan siswa di ibu kota Sumut di hari pertama sekolah.

Sekolah yang dikunjungi rombongan dari Kejaksaan Agung Jakarta dan Kejaksaan Tinggi Sumut di antaranya SMAN 5 Medan, SMAN 14 Medan dan SMA Yapim Jalan Air Bersih Medan. Kunjungan penyuluhan dan sharing dengan anak muda tersebut dalam program aplikasi misi dan visi Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu). "Visi Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang bersih dan efisien, transparan dan akuntabel melaksanakan pelayanan prima untuk mewujudkan supremasi hukum yang profesional, bermartabat dan nilai-nilai kepatutan," tegas Conny Sagala.

Ia menjelaskan rinci tentang bahaya dan ancaman narkoba yang saat ini sangat masif melanda kawula muda, khususnya para pelajar. "Jangan coba-coba memakai narkoba. Karena pencandu narkoba berawal dari keinginan coba-coba."

Beriring dengan hal itu, anjurnya, jauhi pornografi serta pelanggaran kekerasan seksual dalam bentuk apapun dan sekecil apapun. Bersinggungan dengan seksualitas bisa jadi karena tak sengaja, karenanya harus selektif berteman dan bermain. "Begitu sedikit saja tersinggung, masa depan rusak. Belum lagi sanksi hukum yang harus dijalani," tegasnya sambil mengurai betapa Kejaksaan terpanggil untuk menyuluh generasi muda. "Penyuluhan ini, kita sebut sebagai bentuk jaksa masuk sekolah. Agar para pelajar mengerti tentang hukum yang sebenarnya," papar Conny Sagala.

Menurutnya, penyalahan narkoba sebagai musuh negara. Mengenai kejahatan seks khususnya pada anak di bawah umur, pun harus diketahui oleh si remaja. "Orangtua dan pihak sekolah diharap mengawasi semaksimalnya!"

Acara digelar mencair karena diisi komedi dan game serta kuis. Di kegiatan itu hadir Kepala Sekolah SMAN 14 Medan Sofian Purba MPd, Humas SMAN 5 L J Situmorang. (r9/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru