Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026
Curhat

Jangan Sampai 3 Kali

* Kapten Rambe Raja Nalu, Medan
- Minggu, 05 Maret 2017 18:48 WIB
220 view
Enjoy ajalah. Aku berprinsip seperti itu tapi toh tetap tak bisa melakukannya. Soalnya, wajahnya terus melintas di benakku. Apalagi ingat perjalanan kami yang sudah terlalu jauh. Lahir batin.

Waktu itu kenalannya gak ribet. Biasalah. Cowok mana yang tak suka lihat cewek cantik. Ketika ia menganggukkan kepala tanda menerima cintaku, aku langsung mendekap dan menciumnya.

Sejak itu, kami terus bersama. Apalagi jika pulang dinas, pasti berdua. Soalnya aku merangkap menjadi ojeknya. Saat itulah segala cita dan harapan kami ukir bersama.

Ia bahkan mengiyakan ketika sudah bicara nikah. Kubilang, aku bukan tak mau menjadi suaminya tapi masih belum ada uang. Tetapi, begitulah... aku ditinggalkan. Dasar ngebet kawin.

Saat tahu ia hendak menikah, kawan-kawanku pada heboh. Aku senyum-senyum aja. Kubilang, kalau tak jodoh emangnya mau apa. Buktinya, beberapa bulan ditinggal kekasih menikah, aku dapat cewek baru.

Lebih unggul dari cewek pertama dari segala bidang. Mulai bodi hingga kecerdasan. Aku pun tidak segan-segan memperkenalkannya pada kawan-kawanku pacar baruku.

Lecehan-karena sebelumnya ditinggal cewek menikah-berganti dengan acungan jempol. Apalagi karena status sosialnya pun lebih baik dari yang pertama.

Tetapi, ketika bicara soal nikah, aku keder lagi. Kalau menikah, bagaimana aku bisa bebas seperti sekarang. Saat ini, aku melangkah sesukanya. Ke mana aja.
Bahkan tak pulang pun tidak apa-apa.

Karena tidak ada jawaban pasti dariku, aku ditinggal lagi. Sedihnya, yang hendak menikahinya adalah kawanku. Kawan marmitu. Puih...

Aku coba enjoy aja namun betapa capeknya aku menenteramkan hati ketika hari H pesta mantanku yang kedua ini, tiba. Aku sempat berpikir mau datang dan berfoto bertiga di pelaminan. Tetapi terurungkan karena aku ketiduran.

Soalnya, setelah tahu ia mau menikah, aku punya kesibukan baru. Berselencar di dunia maya sampai pagi. Bahkan pernah dari malam sampai malam lagi. Karena ngantuk, rencana menghadiri pesta mantan pun batal. Lumayanlah... jadi mengirit pengeluaran.

Dari keseringan berinteraksi di medsos, aku kenal dengan juniorku di sekolah dulu. Beberapa tahun tak bertemu membuka semangatku untuk mendekatinya lagi. Eeh... ia menerima dengan alasan sudah lama suka samaku sejak masih di sekolah.

Suka sama aku sejak di sekolah. Ah, luar biasa kali anak zaman sekarang. Masih muda sudah berani suka pada pria. Tetapi, sekarang kami sudah sama-sama selesai kuliah.

Jika bersedia, aku pun harus siaplah menikah. Jangan sampai tiga kali aku didahului. (d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru