Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 30 Juli 2026
Curhat

Kenal Via Karyanya Aja

* Alf Alver - Pematangsiantar
- Minggu, 11 Juni 2017 22:15 WIB
563 view
Waktu ia menulis status di akun pribadinya, banyak follower mengomentari dan memberi like. Ketika di status itu diunnggahnya juga karya-karyanya, aku semakin terperangah. Lebih tepat aku kalau dikatakan bahagia.

Senanglah. Soalnya, orang yang kukagumi menanggapi positif komentarku. Yang paling menyenangkan, di inbox masuk sejumlah pertanyaan. Mulai dari sekadar basa-basi hingga mencari tahu seberapa dekat hubunganku dengan si pujangga yang biarawan tersebut.

Aku tidak langsung berkomentar. Merenunglah. Kok bertanya seberapa dekat? Bukankah lebih cocok bertanya seberapa intens terinspirasi dengan karya-karyanya? Tetapi, ah... aku tak menjawab.

Lebih baik kutelaah untuk menikmati karya-karyanya saja. Emang, naskahnya tergolong ringan tapi mengalir lancar jaya. Terakhir, aku menikmati cerpennya yang berjudul Bedanya Kamu. Di cerita pendek itu ia cerita tentang seorang cewek.

Aku membayangkan perempuan muda itu pasti cantik. Lahir batin. Pantaslah si pengarang menjadikannya tokoh dalam cerpennya. Perempuan itu pun pasti menginspirasi. Kelihatan dari kata-katanya, yang jauh dari menggombal tapi memuji dengan apik.

Dari karya-karyanya itu, aku jadi merasa dekat padanya. Dekat sekali. Kadang aku menginbox tapi selalu berkomentar di statusnya. Semua yang kulakukan, tetap beroleh tanggapan positif.

Saking merasa lebih dekat, aku seperti sudah begitu karib dengannya. Padahal, sungguh... aku belum pernah bertemu face to face dengannya. Mungkin, karena kekompakan yang terlihat di akun medsosnya, pertanyaan di inbox datang lagi.

Sama seperti yang terdahulu. Pertanyaannya bersumbu pada seberapa dekat dengan si pengarang. Aku ingin jawab sesukanya, tapi kuurungkan. Aku cuma bilang, dekat tapi bukan semuanya tahu tentang si penyair itu.

Seiring berjalannya waktu, followers si pengarang mengaddku sebagai kawan. Kusambut positif. Pertanyaan dalam inbox digeser ke statusnya hingga diketahui memassa. Sekarang, aku yang menulis status. Kutulis, aku mengenalnya via karyanya aja.

Kiranya si penyair tahu sasaran curhatku ini. Kwkwwk. (l)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru