Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026

Vidyah, Satu-satunya Relawan Indonesia di Piala Dunia 2014 Brasil

- Minggu, 15 Juni 2014 21:42 WIB
955 view
Vidyah, Satu-satunya Relawan Indonesia di Piala Dunia 2014 Brasil
SIB/ist
Porto Alegre (SIB)- Perhelatan sepakbola terakbar di dunia, Jumat (13/6), dimulai di Sao Paulo, Brasil. Di ajang tersebut hadir Vidyah Payapo al Qadry. Perempuan berdarah Ambon - Arab itu menjadi satu-satunya relawan Indonesia yang bertugas di negeri samba tersebut.

Vidyah bertugas di kota Porto Alegre. Tim-tim yang memiliki jadwal bertanding di kota itu antara lain Argentina, Aljazair, Korea Selatan dan Prancis. “Jadi, kalau nonton pembukaan acara itu, aku pasti tidak kelihatan bersama Jenifer Lopez. Ahahaha,” kicau Vidyah melalui Twitter @vidyahpooh.

Untuk menjadi relawan, semua yang berminat tidak serta merta diizinkan oleh panitia. Vidyah harus mengikuti seleksi ketat dari dengan peserta dari seluruh dunia. Yang melamar 152 ribu. Seleksi awal dengan mengisi aplikasi yang disediakan panitia dan menjawabnya dengan tepat. Bahasa Inggris pun harus bagus.

Tahap awal, panitia meloloskan 15 ribu relawan dari berbagai negara. Setelah dinyatakan masuk dalam tahap selanjutnya, panitia melakukan wawancara langsung melalui skype pada tengah malam 22 November 2013. “Yang ditanya sama sekali tak terkait dengan sepak bola. Padahal saya mempersiapkan sangat berat soal negara-negara yang masuk menjadi finalis,” jelasnya.

Dara kelahiran Ambon itu juga mempelajari 32 negara peserta pada 2014 serta kota-kota yang dijadikan venue pertandingan nanti. Vidyah mesti menghafalkannya di luar kepala. Putri pasangan Edy Payapo dan Niswati Silehu tersebut, dalam seleksi, diminta mendeskripsikan dirinya, sikapnya menghadapi orang yang emosional, dan bagaimana jika kangen dengan keluarga di rumah.

Selain psikotes, kemampuan bahasa asing Vidyah diuji. Setiap pelamar memang disyaratkan menguasai minimal dua bahasa asing. Vidyah memang piawai berbicara dalam bahasa Inggris dan Spanyol. Untuk bahasa Inggris, peserta harus memiliki TOEFL di atas 500, sedangkan untuk bahasa Spanyol minimal A2.

Setelah dinyatakan lolos, harus menyediakan persiapan sendiri karena panitia hanya menyediakan uang lelah dan kelengkapan tugas mulai jaket, celana, sepatu, sampai topi. Sementara itu, tiket pesawat berangkat dan pulang dari Brasil menjadi tanggungan masing-masing volunter. Vidyah terpaksa mencari sponsor. “Saya beranikan diri menemui Meneg BUMN,” kenangnya hingga beroleh sponsor dari Pelindo. “Visa, tiket flight pulang-pergi, dan akomodasi ditanggung Pelindo. Alhamdulillah, saya jadi bisa berangkat!”

Total kebutuhan Vidyah selama di Brasil mencapai Rp60 juta-Rp70 juta. Nominal itu memang tidak sebanding dengan uang lelah yang akan diberikan panitia untuk volunter yang tidak seberapa besar. Tapi  murid sekolah bahasa Spanyol di UCAM (Universida Catholica San Antonia de Murcia) di Indonesia itu tak mempersoalkan.

Vidya dihadapkan pada pilihan. Mulanya minta ditempatkan di Rio de Janeiro atau Brasilia. Tapi, kuota volunter untuk dua kota itu telah penuh. Akhirnya, dia ditempatkan di Porto Alegre. Di kota tersebut ada tiga pertandingan pada 14-30 Juni. Yakni, Prancis melawan Honduras, Nigeria versus Argentina, dan Korsel melawan Aljazair. Meski begitu, dia baru akan pulang setelah pergelaran Piala Dunia berakhir, 13 Juli mendatang.

Melihat negara yang tampil, Vidyah merasa perlu membekali diri dengan satu bahasa asing lagi, yakni bahasa Portugis. Sebab, beberapa negara yang berlaga menggunakan bahasa itu.

Sambai di negeri Samba membuat Vidyah harus menunjukkan keindonesiaan. "Saya bawa batik yang banyak dari sini. Nanti di sana saya mau pakai, supaya mereka tahu Indonesia," tutur Vidyah sambil mengatakan dirinya pun membawa rendang untuk stok makanan.

Vidyah mengesampingkan honor sebagai relawan karena bisa ke Brasil saja sudah sebuah pengalaman yang tak ternilai harganya.
Persiapan lain adalah menghadapi bulan suci Ramadan. “Soal makan, selain yang tadi, saya siapkan abon!” (t/JPNN/r9/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru