Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026

Remaja Denmark Juara Dunia PS FIFA Tak Mau Jadi Hacker

- Minggu, 03 Agustus 2014 15:37 WIB
959 view
 Remaja Denmark Juara Dunia PS FIFA Tak Mau Jadi Hacker
Rio de Janeiro (SIB)- August Rosenmeier sudah berada di puncak prestasi. Terakhir menjadi juara dunia playstation (PS) FIFA World Cup 2014.

Prestasinya itu ketika mengalahkan David Bytheway 3-1 di babak final yang diadakan di Rio de Jenaeiro. Atas prestasinya itu, remaja Denmark berusia 18 tahun tersebut beroleh hadiah 20 ribu dolar AS atau sekitar Rp 238 juta.

Saat perhelatan sepak bola terakbar di planet bumi digelar, Rosenmeier tak hanya diundang ke Brasil tapi diberi fasilitas menikmati Sugarloaf Mountain, sebuah tempat tujuan wisata paling dicari di Rio de Janeiro. Saat acara pun dihadiri legenda Timnas Brasil, Ronaldo serta Dwight Yorke.

 Keduanya sebagai komentator pertandingan final antara Rosenmeier versus David yang berlangsung dalam kegelapan.

Meski jago bermain di dunia maya, Rosenmeier seorang pria yang menjunjung tinggi sportivitas. Antara lain, tak mau menjadi hacker. Jika bermain, tetap menjunjung tinggi asal kejujuran.

Situs FIFA memublikasikan ajang lomba dunia virtual itu dinamai FIFA Interactive World Cup (FIWC). FIWC menjadi agenda resmi FIFA bersama EA Sports dan Sony sejak 2004. Kala itu, pesertanya hanya sekitar 28 ribu orang. Tapi saat Rosenmeier bertanding, pesertanya mencapai dua juta orang dari seluruh dunia. Itu sebabnya FIWC 2014 dimulai dari bulan Oktober 2013.

Cara permainan, setiap peserta harus menghadapi 900 rival dengan masing-masing 12 menit setiap kali bermain dalam musim itu guna mengumpulkan poin sebanyak mungkin. Ada juga yang lolos ke babak selanjutnya karena memiliki persentase kemenangan terbaik.

Saat  hendak menentukan pemenang, 20 gamers berkumpul di markas klub Fluminense di Rio de Janeiro sejak Rabu, 2 Juli waktu setempat. Para finalis ini termasuk Bruce Grannec, sang juara bertahan FIWC 2013, plus Rafael Fortes, wildcard peserta terbaik dari tuan rumah Brasil. Tapi, Bruce langsung terjungkal di babak pertama. Sedang Rafael terhenti di perempatfinal.

Rosenmeier bilang dirinya telah berlatih main PS 4-6 jam sehari guna mempersiapkan diri terjun di FIWC 2014.

 â€œKetika saya berlatih, ibu dan ayah saya marah dan bilang ini saya sudah terlalu banyak bermain PS.

 Kalau mau jujur, saya lebih memilih jadi pesepakbola beneran. Saya punya ambisi dan harapan untuk dapat kekuatan mental di pertandingan yang sebenarnya,” urai pria bertubuh altetis yang juga bermain sepak bola untuk klub lokal di Denmark tersebut. (t/r9/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru