Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026

Sigit Raditya Urus Remaja Berprestasi Indonesia ke Manca Negara

- Minggu, 10 Agustus 2014 11:26 WIB
1.102 view
Sigit Raditya Urus Remaja Berprestasi Indonesia ke Manca Negara
Sigit Raditya
Jakarta (SIB)- Sigit Raditya! Bukan... bukan Raditya Dika yang kerap muncul dalam stand up comedy dan novel serta kamera. Raditya yang satu ini punya kesibukan baru yakni mengurusi remaja berprestasi di Indonesia guna diberi beasiswa sekolah di 50 universitas terkemuka di dunia melalui Beasiswa Presiden RI.

Asisten Staf Khusus Kepresidenan Sigit Raditya mengatakan, Beasiswa Presiden ini merupakan sebuah program untuk membantu masyarakat. "Prinsipnya jangan sampai ada orang tak mampu yang berprestasi tapi tidak bisa bersekolah," kata pria yang pernah bermukim di Galang, Deliserdang, Sumut tersebut. “Semua yang ingin menikmati beasiswa tersebut dapat conect di online di www.lpd.kemenkeu.go.id.  dengan pendaftaran ditutup 17 Agustus 2014,” tandas peraih beasiswa di universitas terkemuka di Amerika Serikat tersebut didampingi Kapt Inf Yamin Sohar Wong Kito, Direktur Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Mokhamad Mahdum.

LPDP akan memberangkatkan 150 putra dan putri terbaik untuk melanjutkan pendidikan baik S2 maupun S3 ke beragam perguruan tinggi terbaik di dunia.

"Meskipun judulnya beasiswa ke universitas terkemuka di duia, jangan ragu apalagi minder," tandas Sigit Raditya yang harus keliling Indonesia untuk menyosialisasi program mulila tersebut sambil mengatakan tidak ada persyaratan istimewa  seperti syarat IPK khusus. Syarat IPK sengaja dihapus karena orang pintar dan memiliki karakter pemimpin ternyata tidak selalu memiliki nilai akademik yang baik.

Syarat ikut adalah mendapatkan letter of acceptance, dari kampus yang direferensikan LPDP. Bagi yang lolos seleksi, maka berhak untuk memilih kampus ternama di negara manapun. Semua biaya selama pendidikan akan ditanggung mulai dari pendaftaran, SPP, non SPP, maupun pembelian buku, penggarapan tesis atau disertasi, seminar, maupun publikasi yang diperlukan. Selain itu, biaya pendukung juga akan diberikan di antaranya berupa trasportasi pulang pergi ke negara tujuan, tunjangan hidup, tunjangan kedatangan, tunjangan keluarga (2 orang), tunjangan keadaan darurat, serta biaya pelatihan juga ditanggung.

Bagi pendaftar, setidaknya akan dilakukan seleksi administrasi, wawancara dan seleksi tahap akhir berupa psikotes dan medical check-up dan leadership project.

Sigit Raditya terbisa dengan beasiswa. Lahir di Tegal, Jawa Tengah paa 16 Mei 1979 dari pasangan Widibyo - Ny Hartini. Menimba ilmu di SD Krama Tegal, SMPN 2 Tegas dan SMA Taruna Nusantara Magelang. Sebelum menyelesaikan pendidikan sudah beroleh beasiswa ke San Diego Global Knowledge University.

 â€œModalnya kemauan dan Bahasa Inggris,” tandas pria yang pernah mengabdi bagi kemanusiaan di Libanon yang menyunting Farah Astuti tersebut. (t/r9/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru