Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026

Remaja Aksi Bersihkan Sampah di Puncak Gunung Sibayak

- Minggu, 24 Agustus 2014 11:47 WIB
1.046 view
Remaja Aksi Bersihkan Sampah di Puncak Gunung Sibayak
SIB/ist
Kelompok remaja yang tergabung dalam kemanaaja.com beraksi bersihkan sampah di puncak Gunung Sibayak, Minggu, (17/8) bersama Project Manager Iven kemanaaja.com Eka Dalanta Rehulina dan Corporate Communication North and Central West Region XL Oloan Martua
Karo (SIB)- Ratusan remaja merayakan ulang tahun ke-69 Republik Indonesia di puncak Gunung Sibayak, Tanah Karo, Minggu, (17/8).

Usai mengibarkan Dwiwarna, kegiatan yang ditaja kemanaaja.com — sebuah travel website dan travel planner di Medan — mengadakan aksi bersihkan sampah di puncak dan sepanjang jalan pendakian gunung yang menjadi obyek pemandian air panas belerang tersebut. Aksi bersih tersebut difasilitasi XL Axiata yang mengajak lebih dari 10 travel blogger, blogger dan anak-anak muda sosmed preneur.

Project Manager Iven kemanaaja.com Eka Dalanta Rehulina mengatakan, pada pendakian kali ini ratusan warga dari ragam penjuru ikut menaikkan Merah Putih bahkan ada yang mengadakan lomba panjat pinang di puncak gunung. “Tetapi, setelah kegiatan dan meninggalkan lokasi, sampah berserak.

 Padahal sampah plastik dapat merusak ekosistem,” tandas perempuan penggiat kesenian etnik Karo tersebut. “Boleh ditumbuhkan cinta alam tapi jangan merusak dengan meninggalkan sampah!”

Tenaga relawan dari kemanaaja.com terbatas, 25 orang yang bekerja mengutip sampah pengunjung.

 â€œKami turun masing-masing membawa karung sampah. Dan sepanjang jalur pendakian pun sampah plastik berserak.

Kita pungut,” tandas Corporate Communication North and Central West Region XL Oloan Martua Radjagukguk sambil mengatakan pihaknya berterima kasih karena ada pihak yang menggemakan kegiatan tersebut. “Goalnya adalah mengimbau anak-anak muda cinta dan merawat lingkungan!”

Eka Dalanta Rehulina dan Oloan Martua Radjagukguk mengatakan, sejak malam hari pihaknya sudah berada di puncak gunung dan di lereng guna mengimbau pendaki untuk membawa kembali sampahnya ke bawah.

“Tetapi mereka mungkin lupa membawanya hingga meninggalkan gunungan sampah di puncak. Itu yang kami bawa ke bawah,” cerita Eka.

Oloan Martua Radjagukguk menegaskan,  sangat bangga dan mendukung kegiatan anak-anak muda seperti ini.

"Apalagi dengan mengajak para blogger, jadi semangatnya bisa diteruskan ke banyak orang," katanya.

"Dan senangnya lagi, walaupun masih satu dua dari ribuan orang yang naik ke Sibayak yang mau bergabung ikut anak sini, paling nggak kami sudah memberikan pesan untuk setiap orang," tambah pria yang disapa dekat Jimmy. (rel/r9/d)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru