Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026
Curhat Vani Ulina Munthe, SMA CR Van Duynhoven Saribudolok

Karena Kau Tak Mau Baca Tanda-tanda Zaman

- Minggu, 02 November 2014 15:26 WIB
215 view
Apalagi - yang harus kulakukan agar Eko paham? Aku sudah jelaskan apa keinginanku tapi dia cuek. Aku sudah bicarakan padanya apa yang mengganjal namun dia abai. Kalau sudah begini, sepertinya benar juga apa yang dikatakan Tina bahwa si Eko itu egois. Lebih memprioritaskan kemauan untuk kesenangan pribadi ketimbang untuk kebersamaan.

Tetapi entah kenapa, aku melihatnya tidak seperti itu. Toni itu pria bersahaja. Tengoklah gayanya, biasa saja. Tidak berlebihan. Jika dibandingkan asal-usulnya, apa yang dikenakannya tidak sebanding dengan kekayaan orangtuanya.

Banyak cowok dalam satu grup permainan kami di sekolah tapi tidak ada seperti Eko. Contohnya kawan segrup di kelas 12. Tingkahnya lebih dekat dengan menjijikkan ketimbang sekadar memuakkan. Sama seperti rekan segeng lainnya, cenderung lebih membosankan ketimbang sekadar untuk membuang ludah.

Kelebihan lain dari Eko adalah kepintarannya. Meskipun tak juara tapi tetap dibanggakan. Coba tanya bagaimana dengan menyelesaikan tugas dari guru, pasti dikerjakannya dengan baik dan benar. Pelajaran apa saja diselesaikan dengan maksimal. Itu pula yang membuatnya lebih unggul kebanding rekan cowok lain.

Eko juga punya kebiasaan unggul ketimbang kawan-kawan sesekolah. Bila rehat belajar, tetap berada di dalam lingkungan sekolah. Tidak seperti yang lain.

Lompat pagar dan duduk di perempatan jalan. Jika cuma sekadar mengusilin cewek, masih bisa diterima tapi berlakon kayak jagoan jalanan itu lho. Belum lagi kebiasaan ngerokok. Eko tidak melakukan seperti hal tersebut.

Meski steril dari hal-hal yang dinilai tak pantas dan 100 persen tak terkontaminasi tapi tetap menjalin hubungan baik dengan kawan-kawannya itu.  Pokoknya, Eko punya nilai ideal dari pandangan pribadiku.

Aku sudah langsung bilang, aku tertarik padanya namun Eko tetap bungkam. Tak menjawab pertanyaan dan keinginan-keinginanku.

 Meski demikian, orangnya ramah. Setiap aku butuh sesuatu, dengan suka rela dicarikannya. Pekan ini, aku butuh bahan ujian. Sebenarnya aku bisa melakukannya tapi kan lebih enak bila minta bantuan dengan Eko. Selain hasilnya dijamin bagus juga bisa mendekatkan diri dengannya. Hanya saja, lagi-lagi Eko tak percaya begitu saja dengan hasratku.

Alasannya, takut dengan Doddy. Doddy? Siapa rupanya cowok keren itu. Aku emang dekat dengannya tapi kan wajar cewek dekat sama cowok setampan dan sekaya Doddy. Masak aku harus dekat sama adiknya yang cewek. Jeruk makan jeruk kale?

Sumpah, biarpun aku dekat dengan Doddy tapi tak ada hubungan apa-apa dengan cowok yang disebut-sebut Eko tersebut. Kami bersahabat karena satu vokal grup. Jadi, biasalah kalau nyanyi lagunya tentang kasmaran. Tak ada istilah TTM dengan Doddy.

Kecurigaan Eko atasku justru kuanggap perhatian besarnya padaku. Hanya saja, caranya yang tak tepat. Apalagi dengan alasan yang dikemukakannya: khawatir dengan Doddy. Emang, takut apa Eko sama Doddy? Lagi pula, kan ada aku. Gak mungkin kubiarkan Eko jika Doddy marah. Pokoknya, aku tidak ada apa-apa dengan Doddy. Titik!

Aku tetap saja berharap dari Eko. Tetapi, cowok idaman tersebut bergeming. Aku sampai tak tahu melakukan cara apa agar Eko yakin dengan kemauanku.

Untuk menutup rasa malu, aku terpaksa semakin dekat dengan Doddy. Terus terang, berada dekat dengan Doddy terasa nyaman. Tak hanya  dalam pergaulan tapi jajan-jajanan pun sesukanya. Makanan yang mewah-mewah adalah lumrah. Nonton bersama kawan dalam jumlah besar adalah menu biasa.

Entah kenapa, karena tahu aku semakin lengket dengan Doddy, tiba-tiba Eko marah. Sengaja dijumpainya aku di kelas. Saat itu hanya kami berdua.

Eko berang. Ngamuk-ngamuk. Baru pertama kali ini aku melihat ada api cemburu di matanya.

Saking gemuruhnya kebenciannya padaku, Eko tak memberi kesempatanku untuk membela diri.

Aku dituduhnya pengkhianat dan berkhianat atas diri sendiri. Aku cuma membatin, Eko tak mau membaca tanda-tanda zaman.

Next time ada kesempatan menjelaskan. (f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru