Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026

Remaja 13 Tahun Kembangkan Printer Braile

- Minggu, 09 November 2014 16:31 WIB
314 view
Remaja 13 Tahun Kembangkan Printer Braile
California (SIB)- Shubham Banerjee menyedot perhatian dunia, khususnya kaum tunanetra. Remaja 13 tahun itu — disponsori divisi permodalan dari Intel, Intel Capital — mengembangkan printer Braille berharga murah dianggap sebagai sebuah terobosan.

Subham yang tinggal di California, Amerika Serikat itu pun disebut-sebut sebagai entrepreneur termuda yang mendapat dukungan dari pemodal besar seperti Intel Capital. Dia pun dikagumi karena biasanya para pemodal tak melirik anak muda seusianya.

Subham memiliki ide menciptakan printer Braille harga murah yang bermanfaat bagi tuna netra ketika mendapat kabar bahwa ada pendanaan bagi mereka yang mampu melakukan terobosan teknologi bagi kaum tuna netra. Dia pun berupaya menciptakan printer Braille. Dia memimpikan, printer itu bisa diproduksi massal dan dijual sekitar 350 dolar AS, jauh lebih murah dari benda sejenis yang ada di pasaran saat ini.

Untuk menciptakan printer yang diberi nama ”Braigo V1.0” ini, Banerjee menggunakan satu set lego seri Mindstrom EV3 yang dijual dengan harga 350 dolar AS atau sekitar Rp 4 juta-an di pasaran. Selain itu, digunakan pula sejumlah perangkat pendukung lainnya.

Tak ketinggalan dia pun menyertakan software pola pencetak huruf braile sederhana yang mudah digunakan. Untuk mencetak pola pada kertas, Banerjee memanfaatkan paku, mata bor berukuran kecil, dan pensil mekanik.

Sejauh ini, printer ciptaan Banerjee baru mampu mencetak huruf braile pada kertas seukuran struk belanja. Namun kecepatannya dalam mencetak huruf braile di atas kertas diklaim sudah cukup baik.

Untuk ke depannya Banarjee bercita-cita untuk menciptakan printer braile dari lego berukuran lebih besar, sehingga dapat mencetak huruf di atas kertas yang lebih besar pula. (t/rtr/detik.com)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru