Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026

Sekolah Gratis PKBM Unity, Anak-anak Kurang Mampu Dididik Pekerti dan Suplemen Makanan

- Minggu, 09 November 2014 16:33 WIB
814 view
Sekolah Gratis PKBM Unity, Anak-anak Kurang Mampu Dididik Pekerti dan Suplemen Makanan
Medan (SIB)- Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Unity yang berpusat di Kelurahan Tuktuk Siadong, Kec. Simanindo, Kab Samosir, Sumatera Utara melebarkan sayap pengabdian di Medan. Sama dengan awal berdirinya, sasaran pengelola adalah anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Di semua kota metropolitan di dunia, pasti menyimpan keluarga kurang mampu ekonomi. Anak-anak dari keluarga tersebut, harus dijamin masa depannya dengan memberi pendidikan,” tandas pengelola PKBM Unity Kiki Andrea SS melalui pesan singkatnya, Jumat, (7/11). “Sama dengan di Samosir, di Medan yang diutamakan adalah pendidikan pekerti!”

Meski bersusah payah memfasilitasi bagi pendidikan anak-anak secara gratis, Kiki Andrea mengaku tetap ada jalan guna mengoperasikannya. Bahkan anak-anak yang menimba ilmu diberi suplemen makanan guna menarik minat bergabung belajar.

Sejak 2011 mendirikan PKBM Unity dengan biaya sendiri, Kiki Andrea merasa mampu. “Yang saya peroleh adalah adanya ketenangan, sukacita tersendiri, dan keceriaan, serta menjadi lebih sabar. Saya mengajar tanpa beban dan anak-anak pun datang bebas tanpa harus membayar uang kursus. Sekali pun peralatan yang saya gunakan dalam mengajar lumayan mahal harganya.”

Mengutamakan pendidikan adap dan pekerti, secara formal anak-anak di PKBM Unity diajari pendidikan formal. Yang beroleh penekanan adalah pengajaran Bahasa Inggris. Untuk mata ajaran tersebut, pengelola harus menyediakan ragam fasilitas karena didukung teknologi. “Saya harus bayar harga, menyediakan perlatan mengajar seperti laptop, infokus, buku tulis, pulpen, bayar listrik dan numpang tempat,” cerita Kiki Andrea sambil menjelaskan meski gratis, tak

 membayar biaya apapun, anak-anak dalam PKBM Unity yang berusia 9-13 tahun harus mampu menguasai kosa kata bahasa Inggris minimal 2500 di antaranya kata benda, kata kerja, kata sifat, to be dan lainnya. “Jika mereka sudah mulai masuk smp maka sangat gampang berkomunikasi.”

Soal adab dan etika,  anak-anak PKBM Unity disentuh hati untuk cinta lingkungan, seperti membuang sampah pada tempatnya, mengasihi sesama dan taat kepada orang tua, rajin membantu orang tua di rumah. “Yang Kristen harus punya waktu ke gereja, yang Islam harus ke masjid,” jelas Kiki Andrea di base camp PKBM Unity Jalan Krakatau Ujung, Gang Toba, Lorong Turi, Medan.

Untuk pemberian snack diusahakan memenuhi gizi. Tujuannya supaya mereka semangat belajar. Yang jadi soal baginya adalah bagaimana mendapatkan guru pengganti bila Kiki Andrea harus ke laur kota untuk urusan wisata dan keagamaan lainnya. “Saya selalu prihatin dengan nasib anak-anak — di Medan yang 30-an orang, di Samosir mencapai 60-an — bila harus meninggalkan!” (r9/i)


Canda: Anak-anak di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Unity di Kelurahan Tuktuk Siadong, Kec. Simanindo, Kab Samosir, Sumatera Utara bercanda ria menyaksikan film animasidari proyektor. (R9/i)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru