Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026

Berniat Proteksi Kebudayaan, Anak Indonesia Justru Juara Intenational Cultural Carnival 2014 di Malaysia

- Minggu, 07 Desember 2014 15:49 WIB
549 view
Berniat Proteksi Kebudayaan, Anak Indonesia Justru Juara Intenational Cultural Carnival 2014 di Malaysia
Siswa Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK), Kinabalu, Malaysia juara Intenational Cultural Carnival 2014 di Malaysia.
Kinabalu (SIB)- Anak Indonesia yang sekolah di luar negeri tak semata menimba ilmu tapi menjadi duta bangsa. Seperti dilakukan pelajar yang menimba ilmu di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK), Kinabalu, Malaysia. Selain berniat memproteksi kebudayaan leluhur lewat penampilan kesenian, pun meraih juara pertama dalam Intenational Cultural Carnival 2014 yang diadakan Sekolah Kebangsaan Sri Gaya Sekolah Berprestasi Tinggi pada November 2014. Prestasi itu melengkapi pencapaian Gold Medal pada Sabah International Folklore Festival 2014 pada kategori tari.

Rahmadi Diliawan, salah seorang pengajar di SIKK Kinabalu menjelaskan, perlombaan diikuti ragam sekolah internasional. Dari Indonesia diwakili Muhammad Khairul Bin Haruna, Jaswan Bin Bahar, Agustinus, Fauzan Hafiz. dan Alfian Subano.

Dalam perlombaan itu ditampilkan lagu Yamko Rambe Yamko asal Papua tapi diiringi alat musik angklung, ukulele keroncong, pianika dan jimbe. Penampilan di Auditorium Sabah Trade CenterĀ  tersebut memukau publik dan juri.

Rahmadi Diliawan bilang alat musik yang ditampilkan memiliki kekhasan musik rakyat yang sangat kental, asli Indonesia. "Kekhasan yang unik dari angklung dan ukulele keroncong yang digabungkan dengan berbagai alat musik lain merupakan alat utama memukau publik," ungkapnya sambil mengatakan Kepala SIKK Dadang Hermawan mengimbau anak-anak di luar negeri untuk terus menggeluti kesenian-kesenian khas Indonesia. (T/R9/ r)





SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru