Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 30 Juli 2026

Anak Panti Asuhan Menempa Masa Depan Tak Hanya dari Empati dan Simpati Dermawan

- Minggu, 28 Desember 2014 16:47 WIB
1.081 view
Anak Panti Asuhan Menempa Masa Depan Tak Hanya dari Empati dan Simpati Dermawan
SIB/Dok
Menempa Masa Depan: Anak-anak, di antaranya yang berkebutuhan khusus, di PA Yayasan Abdi Kasih Jl Rawe IV No 139 Kel Tangkahan Medan Labuhan menempa masa depan dengan sosialisasi pada masyarakat luas. Difoto fungsionaris IPK Sumut seperti ketua Basirun, k
Medan (SIB)- Memerhatikan kebutuhan penghuni panti asuhan (PA), Ikatan Pemuda Karya (IPK) Sumut mengadakan safari Natal bertema berbagi kasih dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) anak-anak PA. “Berbagi kasih adalah kegiatan rutin, khususnya menjelang hari besar agama, tapi kami ingin cara ini sebagai salah satu upaya menempa masa depan anak-anak dan remaja. Hingga keberlangsungannya tak hanya dari empati dan simpati dermawan,” tandas ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Provinsi Sumatera Utara Basirun, Sabtu (20/12).

Safari Natal kali ini fokus ke panti asuhan yang mengasuh anak-anak berkebutuhan khusus. Yang dikunjungi adalah PA Rahfiyah di Jl Maju Raya Pintu Air IV Gg Maju Medan Johor, PA Yayasan Abdi Kasih di Jl Rawe IV No 139 Kel Tangkahan Medan Labuhan, PA Simpang Tiga di Jl Buku No 43 Ayahanda Medan Petisah, PA Bait Allah di Jl Gatot Subroto Pasar II Medan Sunggal, PA Claresta Jl Gaperta Gg Darma Medan Helvetia, PA Sahabat Keluarga Indonesia di Jl Jermal No 7 Medan Denai dan PA Elim Anugerah di Jl Tangguk Bongkar V No 80 Tegal Sari II Medan Denai.

Kegiatan serupa pun dilakukan di daerah-daerah dengan fokus perhatian bermuara peningkatan SDM anak-anak dan remaja. Di Tapanuli Tengah, Ketua DPD IPK Nimrot Halomoan Situmeang mengkolaborasikan kegiatan dengan menggelar tryout khusus pelajar. “Harus ada kesinambungan. Selain berbagi kasih, juga memerhatikan pendidikan dan adanya evaluasi pengajaran hingga adik-adik pelajar memahami apa yang sudah dipelajari dan evaluasinya,” tandas pria yang belakangan fokus pada pengabdian sosial dan agama tersebut.

Dalam safari Natal kali ini, selain memberi bantuan natura — beras 80 kg beras, 20 kg gula, 6 kaleng roti, 6 kotak sirup, 10 lusin buku tulis, 10 lusin pulpen, 6 kotak mie instan, 6 lusin sabun, 6 lusin sikat gigi dan 6 lusin pasta gigi — juga tali asih.

Dalam rombongan besar itu terlihat Wakil Ketua Gandhi Situmeang, Ketua Harian Moko Panggabean, Ketua Sapma IPK Sumut Budi, Ketua DPD IPK Medan Ir Thomas Purba dan Ketua DPD IPK Tapanuli Tengah Nimrot Halomoan Situmeang.

Kepala Sekolah Yayasan Abdi Kasih Yustinus Sukisno mengatakan, apa yang jadi tekad dari IPK merupakan cita-cita pihaknya yang ingin memberdayakan anak didik yang ada di PA. “Pendidikan sangat penting meningkatkan kualitas hidup pribadi dan bangsa,” tandas pria berusia 40 tahun itu.

Wakil Ketua DPD IPK Sumut Gandhi Situmeang menambahkan kiranya cara yang dilakukan IPK dapat semakin mengeratkan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKI) dengan warga hingga peran pemerintah dalam mencerdaskankehidupan bangsa menjadi bagian tanggung jawab IPK.

Sebelum bersafari, kader IPK berziaran ke makam pendiri IPK Olo Panggabean yang dilakukan pada tahun 1969. “bangsa yang besar dan benar adalah yang menghargai jasa pahlawannya. Pahlawan IPK adalah para pendirinya,” tutup Nimrot Halomoan Situmeang. (r9/d)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru