Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026

507 Tim dan Individual Ahli Digital Muda Indonesia Bertarung dalam The NextDev

- Minggu, 09 Agustus 2015 14:10 WIB
383 view
507 Tim dan Individual Ahli Digital Muda Indonesia Bertarung dalam The NextDev
Jakarta (SIB)- Setelah tur sejak Mei 2015, terjaring 507 karya digital terbaik anak muda dari seluruh Indonesia. Jumlah itu terdiri dari 363 tim dan 144 individu yang kemudian akan diseleksi menjadi 20 finalis dan mengikuti proses penjurian akhir. Peserta berasal dari tur sosialisasi kompetisi di 10 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Medan, Semarang, Jogja, Surabaya, Malang, Denpasar, Balikpapan, dan Makassar. Masa submission The NextDev resmi ditutup pada 27 Juli 2015. 

Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati mengatakan, selama masa sosialisasi kompetisi di 10 kota terlihat antusiasme yang sangat besar dari anak muda  di berbagai lokasi di Indonesia untuk membuat lingkungannya menjadi lebih baik. Banyaknya aplikasi yang terjaring di kompetisi ini juga menunjukkan bahwa banyak developer muda Indonesia yang ingin berkontribusi terhadap pengembangan Smart City. “Tapi tak hanya sampai di situ namun lebih jauh lagi ingin mengajak keterlibatan anak muda Indonesia untuk memberikan dampak sosial yang positif kepada lingkungan sekitarnya melalui penggunaan teknologi informasi yang tepat guna. Kehadiran The NextDev mendapatkan dukungan penuh dari stakeholders setempat seperti pemerintahan kota yang ‘menantang’ para developers untuk berkreasi.”

Para developer muda ditantang untuk memberikan solusi aplikasi di enam sub tema yang telah ditetapkan, yaitu pemerintahan, kesehatan, pendidikan, UKM, pariwisata, dan transportasi publik. Nantinya, sebanyak 20 tim akan terpilih menjadi finalis, dan mengikuti proses penjurian akhir yang terdiri dari bootcamp (design, development, distribute), pitching, dan investor meet up. Tiga tim terbaik juga akan mendapatkan hadiah utama berupa uang tunai selain kesempatan melakukan study visit ke pelaku industri telekomunikasi besar di luar negeri.

Seperti email yang disampikan Robby Suhendra, Rabu (5/8), dalam pengembangan sebuah konsep kota pintar, tentunya diperlukan dukungan berbagai pemangku kepentingan yang saling berkolaborasi, mulai dari pemerintahan, akademisi, komunitas atau masyarakat, developer, media, dan industri. Lewat kompetisi The NextDev, diharapkan kolaborasi ini akan dapat terwujud.

Hadirnya The NextDev sebagai salah satu program CSR  diharapkan akan mampu mempercepat tumbuh kembangnya ekosistem digital di Indonesia, di mana terdapat tiga aspek yang perlu dibangun, yaitu Device, Network dan Application atau dikenal dengan DNA. (T/Rel/R9/f)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru