Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 April 2026

Siswa Methodist 12 Medan Rangkai Kuntum Bunga ‘Sisa’ Perayaan Hari Guru Jadi Penanda Kepahlawanan

- Minggu, 29 November 2015 17:58 WIB
469 view
Siswa Methodist 12 Medan Rangkai Kuntum Bunga ‘Sisa’ Perayaan Hari Guru Jadi Penanda Kepahlawanan
SIB/Dok
Sebagian guru di antaranya Cahterine Sitorus dan siswa Perguruan Kristen Methodist 12 Marindal Medan memegang kuntum bunga saat perignatan Hari Guru, (25/11).
Medan (SIB)- Ratusan siswa dalam lingkup Perguruan Kristen Methodist Indonesia (PKMI) 12 Medan merayakan Hari Guru, 25 November 2015 di kompleks Jalan Panca Marindal, Medan. Tiap siswa menyerahkan sekuntum kembang pada para guru, termasuk untuk pimpinan seperti Dra Catherine Margareth Sitorus MPd. “PKMI 12 membuat edaran, melarang siswa memberi hadiah pada Hari Guru selain sekuntum kembang. Pihak sekolah yang memberi hadiah sesuai masa baktinya,” ujar drumer perempuan pertama melalui Sea Angel’s dan Marati Sister tersebut, Kamis (26/12).

Tetapi, dipacu kreativitas ingin membuat yang terbaik, usai kegiatan, siswa mengumpulkan kuntum-kuntum yang rata-rata mawar merah tersebut. Diarahkan para pendidik, kuntum kembang itu dirajut menjadi rangkaian indah.

Tiap kelas beroleh rangkaian kembang tersebut, tapi komposisinya sama, antara kembang artifisial dan bunga hidup yang memberi keharuman. Rangkaian kembang tersebut menjadi penanda penghormatan pada para pahlawan tanpa tanda jasa. “Para guru justru semakin bahagia karena siswa didikannya memiliki kreativitas. Ketimbang kuntum tergeletak tidak bernilai, setelah dirangkai, menjadi lebih monumental,” ujar Catherine Sitorus.

Sebagaimana lazimnya, kegaitan diawali dengan Upacara Nasional yang dilanjutkan dengan kebaktian dengan penyampai firman Pdt Jon Edi Anto Purba MMin diikuti sambutan dari Ketua PKY Drs Tunggul Sitorus MPd dirangkai dengan pemberian bingkisan pada para guru.

Seusai kegiatan formal, para siswa menampilkan kemahiran kesenian. Para pendidik pun ikut memberi hiburan pada para siswa dimulai dari penampilan Catherine Sitorus dan Tunggul Sitorus.

Kedua nama tersebut, saat masih belia, tercatat sebagai artis lintas genre. Selain musisi, Catherine Sitorus kini mencipta lagu yang didominasi kidung rohani. Tunggul Sitorus yang jawara lomba nyanyi pop dan seriosa itu kini bahkan menulis novel. (R9/y)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru