Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 April 2026

Nova Zein Ajar Anak-anak Pantai Mahir Bahasa Inggris dan Cinta Sawah

- Minggu, 10 Januari 2016 21:16 WIB
798 view
Nova Zein Ajar Anak-anak Pantai Mahir Bahasa Inggris dan Cinta Sawah
Serdang Bedagei (SIB)- Ade Nova Fauziah Zein tak puas dengan prestasinya. Setelah menghadirkan Kampung Baca Nelayan (KBN) di Jalan Khaidir, Kelurahan Kampung Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan dengan fasilitas super istimewa, masih ingin anak-anak nelayan lebih dari anak-anak lain di kota besar. Pendiri Sumatra Women Foundation (SWF) terobsesi agar anak-anak mahir bahasa Inggris. “Ini era MEA. Cas cis cus pake English,” ujarnya sambil mengatakan khusus anak-anak pantai kurus bahasa Inggris 4 kali seminggu.

Cintanya pada anak-anak nelayan yang hidup di pantai, melahirkan ragam ide. Saat Indonesia fokus pada program sembada pangan, Nova mendahului dengan melatih kepekaan anak-anak pada sawah. Dari ide itu lahirlah Romance Padi.

Jika KB berada di utara Medan, Sumut, Romance Padi  di Desa Karang Anyar, Dusun 1 Serdang Bedagai. Pada liburan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016, ada 1.216 turis datang menikmati hamparan padi dengan rerimbunan pepohonan hijau. Hitungan jumlah tersebut yang datang dari luar kota bahkan luar provinsi.

Dua — dari segudang pemikiran — ide yang sudah direalisir dimaksudkan Nova agar ada kesamarataan akses mendapat informasi tentang kemajuan dunia. “Anak-anak sekarang menomorduakan pembelian buku, sehingga membuat mereka kurang mendapatkan informasi. Itu harus disikapi. Anak-anak berhak mendapat informasi gratis lho!”

Dari pengadaan fasilitas gratis tersebut,  KBN menyediakan website dan media digital untuk para nelayan yang biasa diakses, guna mendapatkan informasi terkait arah angin maupun keberadaan ikan sehingga memudahkan mereka menangkap ikan tanpa harus mengggunakan pukat trawl.

Setelah yang tadi terwujud, Nova kemudian membimbing anak-anak untuk cinta sawah. Caranya ya itu tadi, sawah dihiasnya dengan daya tarik sendiri. Perempuan yang dijuluki oleh The Jakarta Post sebagai penginspirasi bumi itu sebelumnya mengolah lahan mangrove menjadi pantai menarik yang dinamainya Romance Bay.

Berbekal pengalaman mengunjungi destinasi utama dunia, pantai tandus disolek dengan rasa cinta dan dinamai Romance Bay. Foto-foto orang bertamasya di lokasi romantis itu memenuhi dunia maya dan menduga lokasinya di luar negeri. Padahal, Romance Bay — terletak di pesisir Serdang Bedagai, tepatnya di Jl Pantai Tengah, Desa Sei Nagalawan, Perbaungan — berada di lingkungan masyarakat agraris. “Dengan mendekatkan personal pada alam, otomatis terasah kepekaan sosial dan cinta lingkungan,” tegas Nova yang memadukan konsep alam dengan kuliner etnik yang mengetengahkan bahan hasil laut Serdang Bedagei. (T/R9/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru