Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Oktober 2026

Fokus ke Aplikasi, Pemerintah Geber Proyek Palapa Ring

- Kamis, 03 November 2016 20:43 WIB
226 view
Fokus ke Aplikasi, Pemerintah Geber Proyek Palapa Ring
Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara menyatakan pemerintah ke depannya akan fokus mengulas peran teknologi digital.
"Sebetulnya 5 sampai 10 tahun ke depan kita akan fokus ke digital. Digitalnya adalah kita lari ke aplikasi," ujarnya di sela acara Memperingati Hari Bakti Pos dan Telekomunikasi Ke-71 di Plaza Barat GBK, Jakarta, Minggu.

Untuk menopang layanan aplikasi tersebut, dikatakan Rudiantara, harus didukung dengan infrastruktur basic-nya seperti jaringan dan broadband yang harus dibangun serta berkembang ke depannya.

"Kita lihat semua di sini, aplikasi-aplikasi yang merupakan transaksi keuangan cashless. Fungsinya agar bisa belanja di semua merchant-merchant, tidak boleh pakai uang langsung, harus beli voucher terlebih dulu," tuturnya.

Menurut pria yang kerap disapa Chie RA ini, nantinya masyarakat Indonesia akan masuk ke masyarakat cashless alias modern. Ia mengaku bahwa model sistem keuangan ini sedang di uji coba.

"Begini, ke depannya untuk Bantuan Sosial (Bansos) kepada rakyat yang tidak mampu, akan mencoba pengujian dengan menggunakan aplikasi milik operator telekomunikasi. Jadi mereka bisa memanfatkan teknologi digital," urainya.

"Secara bertahap kita kembangkan sehingga semua masyarakat yang tadinya tidak memiliki akses dalam lembaga keuangan, sekarang bisa menggunakan sistem aplikasi ini," sambung dia.

Rudiantara juga mengungkapkan bahwa ini merupakan visi besar dari pemerintah. Uji coba akan dilakukan awal 2017, semua teknologi yang memungkinkan sekarang diuji coba, dilihat mana yang lebih efektif dan akan diimplementasikan di Indonesia.

Kendati demikian, Chief RA tak memungkiri bahwa infrastruktur seperti jaringan, dan broadband dibutuhkan dalam uji coba aplikasi ini. Maka dari itu, ia memastikan proyek Palapa Ring segera rampung pada 2019.

"Karena pada 2019, proyek Palapa Ring ini sudah selesai untuk menjangkau seluruh pelosok di Indonesia. Jadi kami berpikir bahwa kebijakan ini untuk kepentingan rakyat, dengan harga lebih terjangkau dan tidak boleh mahal," ucap menteri.

"Palapa Ring adalah tulang punggung, ini upaya pemerintah membangun ketersediaan infrastruktur layanan jaringan serat optik sebagai tulang punggung sistem telekomunikasi nasional," tambahnya.

Diketahui, saat ini ada 57 kab/kota tidak memiliki akses jaringan ditambah dengan 28 kabupaten yang belum terhubung. Tugas pemerintah adalah membangun kabel fiber optik yang akan menghubungkan 85 kabupaten tersebut.

"Maka dari itu, Palapa Ring akan bangun pita lebar di 57 kab/kota dengan kriteria daerah tertinggal (Perpres 131/ 2015) dan koneksikan 28 kab/kota existing," pungkas Rudiantara. (Okz/h)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru