Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Oktober 2026

Facebook Teliti Teknologi Mengetik dengan Pikiran

* Elon Musk Targetkan Teknologi Antarmuka Otak-Mesin Rampung Empat Tahun
- Kamis, 27 April 2017 18:52 WIB
359 view
Facebook Teliti Teknologi Mengetik dengan Pikiran
Elon Musk. (Reuters)
Facebook pada Rabu lalu, 19 April 2017, mengungkap tabir unit riset rahasia mereka yang dipimpin oleh bekas kepala riset di Pentagon, Kementerian Pertahanan Amerika Serikat. Perusahaan media sosial itu kini sedang mempelajari cara orang berkomunikasi dengan pikiran dan sentuhan.

Tahun lalu perusahaan ini telah meluncurkan bengkel penelitian, yang disebut Building 8, untuk mengerjakan proyek jangka panjang yang akan menghasilkan produk hardware. Pemimpin proyek ini adalah Regina Dugan, yang memimpin proyek serupa di Alphabet Inc Google dan mantan direktur Defense Department's Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) Amerika.

Dugan mengatakan kepada para pengembang software di konferensi F8 tahunan Facebook bahwa perusahaan ini memodelkan Building 8 setelah DARPA,  lembaga pemerintah yang didirikan pada 1950-an, yang menjadi pioner Internet. DARPA pula yang mengembangkan GPS mini.  "Peluncuran perangkat keras beberapa tahun lalu," kata Dugan seperti dimuat Reuters.

Jika berhasil, potensi produk ini dapat menjadi jalan bagi Facebook untuk mendiversifikasi produknya dan mengakhiri ketergantungannya yang besar terhadap pendapatan iklan.

Satu contoh kerja Building 8 sejauh ini, menurut Dugan, adalah upaya untuk meningkatkan teknologi yang memungkinkan orang mengetik kata-kata menggunakan pikiran mereka. "Kedengarannya tidak mungkin, tapi ini lebih dekat daripada yang Anda sadari," kata dia.

Menggunakan pikiran implan, kata dia, orang-orang dapat mengetik delapan kata dalam semenit. Tujuan Facebook, yang bekerja sama dengan beberapa peneliti universitas Amerika, adalah membuat sistem non-invasif, juga lebih cepat sehingga orang dapat mengetik 100 kata dalam semenit hanya dengan pikiran.

Kemungkinan penggunaannya termasuk membantu kaum difabel dan "Kemampuan untuk mengirim teks kepada teman Anda tanpa mengangkat telepon Anda," kata dia.

Proyek Building 8 lainnya adalah percobaan untuk memajukan kemampuan berkomunikasi hanya melalui sentuhan. Ide ini diinspirasi dari Braille, sistem tulisan untuk kaum tuna netra dan dan buta.

Dalam video konferensi ditunjukkan dua pekerja Facebook sedang berbicara satu sama lain melalui sentuhan. Satu orang pekerja berkebangsaan Prancis, menggunakan perangkat elektronik di lengannya, satu lagi, Freddy, menggunakan program komputer mengirim perubahan tekanan pada lengannya.

"Jika Anda tanya pada orang Prancis itu apa yang dia rasakan? Dia akan menjawab bahwa dia belajar merasakan bentuk akustik sebuah kata di lengannya," kata Dugan.

Pada Desember lalu, Facebook meneken kerjasama dengan 17 universitas termasuk Harvard dan Princenton untuk berkolaborasi dengan proyek pimpinan Dugan.

Rampung Empat Tahun
Sementara itu, pengusaha sukses Elon Musk  juga mulai mengembangkan mengembangkan teknologi antarmuka otak-mesin.

Kini, Musk telah mengundang Tim Urban untuk mengungkapkan hasil kerja yang sudah dilakukan Neuralink, perusahaan yang dipercaya Musk untuk mengejakan proyek tersebut.

Belakang diketahui, Neuralink bukanlah satu-satunya perusahaan yang mengerjakan teknologi antarmuka otak mesin. Pasalnya, Facebook juga tengah menggarap proyek tersebut.

Meski demikian, Musk dan timnya tampak sangat dekat untuk mewujudkan rencananya tersebut. Pendiri Spacex dan Tesla itu akan memiliki sesuatu yang besar di pasar untuk mengobati luka pada otak yang parah.

"Kami bertujuan untuk membawa sesuatu ke pasar yang membantu dengan cidera otak parah (stroke, lesi kanker, bawaan) dalam waktu sekitar empat tahun," ujar Musk seperti dilansir dari Engadget, Jumat.

Sesuatu yang diperuntukan orang tidak cacat, Musk percaya akan menciptakannya dalam waktu delapan hingga sepuluh tahun.

Akan tetapi, jika tim dapat melepas perangkat keras nirkabel biokompatibel implan yang diimpikan, manusia bisa berkomunikasi dengan komputer bahkan satu sama lain dengan hanya memikirkannya.

Musk berharap pada "Era Wizard", komunikasi otak langsung bisa terjadi jika proyek Neuralink berhasil. Ini diharapkan bisa mengurangi ketergantungan manusia dengan kecerdasan buatan. (Kps/Okz/f)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru