David Jacobs Sumbang Perunggu untuk Indonesia di Paralimpiade Tokyo


196 view
David Jacobs Sumbang Perunggu untuk Indonesia di Paralimpiade Tokyo
Foto Dok/NPC Indonesia
MEDALI KETIGA: Atlet para-tenis meja Indonesia David Jacobs saat berlaga pada Paralimpiade Tokyo 2020 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, Sabtu (28/8). David Jacobs berhasil menyumbang perunggu sekaligus menjadi medali ketiga bagi Indonesia.
Jakarta (SIB)
Atlet tenis meja Indonesia, David Jacobs berhasil mengamankan medali perunggu dari cabang olahraga tenis meja Paralimpiade Tokyo 2020. David Jacobs mendapatkan medali perunggu meski kalah lewat pertarungan sengit melawan Boheas dengan skor 2-3 (9-11, 8-11, 11-3, 11-5, dan 8-11) pada nomor tunggal klasifikasi kelas 10 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Sabtu (28/8).

David Jacobs sejatinya diharapkan mampu melaju ke final para tenis meja TT10 di Paralimpiade. Tapi ada itu gagal tercapai usai kalah di pertandingan semifinal di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang.

David takluk setelah main lima gim dari pemain Prancis, Mateo Boheas dengan skor (2-3) 9-11, 8-11, 11-3, 11-5 dan 8-11. Kekalahan itu mengakibatkan David gagal melaju ke partai final.

Meskipun tumbang di semifinal, David berhak mendapatkan medali perunggu di pentas Paralimpiade. David meraih perunggu bersama dengan Filip Radovic (Montenegro) yang dikalahkan Patryk Chojnowski.

Pelatih para tenis meja, Rima Ferdianto, mengapresiasi perjuangan pemain kelahiran Makassar tersebut, walaupun tak mampu mencapai final. Ia menyebut, David memang kelelahan fisik. David menjalani dua pertandingan sekaligus.

Pada pagi harinya, David harus menjalani pertandingan berat selama lima gim untuk menyingkirkan pemain Tiongkok, Lian Hao di babak perempat final. Berselang beberapa jam kemudian, David harus menjalani pertandingan semifinal saat takluk dari Boheas.

"Pada pertandingan semifinal tadi, penampilan David menurun. Hal itu terlihat dari forehand top spin-nya David sudah tidak terlalu tajam lagi. Defense lawan juga bagus hari ini jadi menyulitkan David dalam menyerang," Rima menjelaskan.

Pencapaian David Jacobs merebut medali perunggu para tenis meja di Paralimpiade 2020 merupakan sebuah kejutan.

Pasalnya di nomor perorangan ini, David Jacobs dkk tidak ditargetkan merebut medali karena persaingan cukup ketat. Target medali justru diharapkan datang dari nomor ganda putra.

"Bersyukur kita bisa dapat medali perunggu perorangan. Semoga di nomor ganda kita bisa meraih prestasi yang lebih bagus lagi," kata Rima yang juga Wasekjen NPC Indonesia itu.

Medali perunggu David Jacobs di Paralimpiade 2020 merupakan perunggu keduanya di ajang pesta olah raga antar kaum disabilitas itu. Sebelumnya David meraih medali serupa pada Paralimpiade London 2012.

David Jacobs mengikuti jejak Sapto Yogo Purnomo yang meraih medali perunggu dari cabang olahraga atletik 100 meter T37 dan Ni Nengah Widiasih yang meraih medali perak dari cabor angkat berat.

Selanjutnya, Indonesia akan menurunkan pasangan David Jacobs dan Komet Akbar untuk berlaga di nomor ganda putra para tenis meja Paralimpiade Tokyo 2020. (CNN/Detiksport/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com