Kapolda Sumut Ingatkan Covid-19 “Bangkit”, Agamawan Diminta Bantu Vaksinasi dan Antisipasi PMK


407 view
Kapolda Sumut Ingatkan Covid-19 “Bangkit”, Agamawan Diminta Bantu Vaksinasi dan Antisipasi PMK
Foto: Panitia Sinode /St Hamonagnan Sinaga
Peran Agamawan:  Karo Sumber SDM Poldasu, Kombes Pol Benny Bawensel SIK MH (tengah) meminta peran agamawan dalam ikut mengatasi persoalan, usai menjadi pembicara dalam Sinode Kerja ke-44 Gereja Pentakosta yang diadakan di Kantor Pusat Jalan Lingga 24 Pematangsiantar, Minggu (17/7), Diapit Ketua Dewan Pembina Pdt RD Siburian SE dan Sekretaris Edwin Siburian SEAk MSc. 

Pematangsiantar (SIB)

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumut, Irjen Pol Drs Ridwan Zulkarnain Panca Simanjuntak MSi, mengingatkan Covid-19 “bangkit”. Antisipasinya, lanjutnya, fokus menjaga kekebalan tubuh, ikut vaksinasi. Khusus persoalan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menjalar di hewan, berharap agamawan berperan dalam mengedukasi masyarakat untuk menjaga higienis lingkungan dan proaktif memvaksinasi hewan, khususnya yang diduga terjangkit PMK.


Penegasan itu disampaikannya diwakili Kepala Biro (Karo) Sumber Daya Manusia (SDM) Poldasu, Kombes Pol Benny Bawensel SIK MH, saat menjadi pembicara dalam Sinode Kerja ke-44 Gereja Pentakosta yang diadakan di Kantor Pusat Jalan Lingga 24 Pematangsiantar. Sinode diadakan Kamis - Minggu (14 - 17/7) dibuka Dirjen Bimas Kristen RI diwakili Direktur Agama Dirjen Bimas Kristen Jannus Pangaribuan dihadiri pejabat TNI/Polri, Kabid Bimas Kristen Sumut St Dr Arnot Napitupulu MPdK MMin, Wali Kota Pematangsiantar dan Simalungun, Kasie Bimas Kristen dari seluruh kabupaten kota Se-Sumut.


Kapolda menunjuk sejumlah negara di dunia yang kembali me-lock-down wilayahnya karena Covid-19 “bangkit’ seperti sejumlah wilayah di Tiongkok. Bahkan, ujarnya, di Singapura dan negara-negara Asia. “Saya meminta tokoh-tokoh, pimpinan agama, mengajak warga minimal jemaatnya untuk mematuhi protokol kesehatan dan ikut vaksinasi,” ujarnya.


Ia membuka data hingga Rabu (13/7) yang ikut vaksinasi. Vaksi tahap pertama, mencapai 96,66 persen, vaksian tahap kedua mencapai 82.80 persen dan Booster mencapai 26,68 persen. “Masih jauh dari harapan mencapai heard imunity,” ujarnya.

Kombes Pol Benny Bawensel mengatakan, vaksinasi untuk pribadi dan melawan kemungkinan dari serangan virus yang dibawa orang-orang di lingkungan.


Khusus untuk hewan yang terjangkit PMK, lanjutnya, sudah menular pada hewan di 23 kabupaten kota dengan total 14.927 sapi. Kepolisian bersama TNI, lanjutnya, terus mengedukasi publik dan pihak terkait sudah memvaksin hewan dengan 1.524 dosis vaksin PMK.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com