Miliki Jejak “Hitam” di KPK, Surya Darmadi Tersangka Korupsi Rp78 T Ditahan Kejagung


452 view
Miliki Jejak “Hitam” di KPK, Surya Darmadi Tersangka Korupsi Rp78 T Ditahan Kejagung
Foto: Dok/Puspenkum Kejagung
TIBA DI KEJAGUNG: Surya Darmadi tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi tiba di Kejaksaan Agung usai dijemput dari Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Senin (15/8). 


"Hari ini kita sedang melakukan pemeriksaan atas Tersangka SD dan kami akan melakukan penahanan untuk 20 hari," kata Jaksa Agung ST Burhanuddin saat jumpa pers di kantornya, Senin (15/8).


Dia mengatakan pihaknya juga telah menjemput Surya Darmadi di Bandara Soekarno-Hatta. Setelah itu, Surya Darmadi langsung dibawa ke gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung.


Burhanuddin mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan KPK terkait pemeriksaan Surya Darmadi karena dia juga berstatus tersangka di KPK.


"Iya kita akan selalu bekerja sama dengan KPK, karena ada perkara juga yang ditangani oleh KPK," kata Burhanuddin.


Burhanuddin menceritakan upaya awal memulangkan Surya Darmadi, yang diketahui berada di Singapura.


"Kami mengetahuinya begini, kami melakukan pemanggilan atas tersangka itu di Singapore," kata Burhanuddin, Senin (15/8).


Burhanuddin melanjutkan surat pemanggilan diketahui diterima oleh Surya Darmadi. Kejaksaan Agung lalu mendapat respons dari Surya Darmadi.


"Dan suratnya diterima oleh tersangka. Maka tersangka mengajukan permohonan menyerahkan diri kepada kami," ujar Burhanuddin.


Burhanuddin mengatakan saat itu dia tak tahu Surya Darmadi berada di mana setelah itu. "Tetap tidak tahu di mana tersangka itu berada. Tapi pada waktu pemanggilan ada di Singapura," jelas Burhanuddin.


Burhanuddin lalu mengaku dua hari lalu, Sabtu (13/8), tiba-tiba ada koordinasi dari pengacara Surya Darmadi.


"Dua hari yang lalu ada koordinasi dari pengacaranya ada di negara-negara itu," pungkas Burhanuddin.


Sementara itu, Pengacara Surya Darmadi, Juniver Girsang mengatakan, kliennya akan mengikuti semua proses hukum di kejaksaan maupun penegak hukum lain.


"Ada informasi mengatakan dia kabur, itu tidak benar. Terbukti setelah dipanggil, kemudian berkoordinasi dengan kami, dan kemudian kami imbau untuk hadir untuk membela dirinya," katanya.


Koordinasi


Sementara itu, KPK mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Kejagung terkait penanganan kasus.


"KPK pun sesuai dengan kewenangan undang-undang telah mengkoordinasikan perkara tersebut melalui satgas penindakan pada Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (15/8).


"KPK sudah menemui pihak Kejagung secara intens untuk mendiskusikan lebih lanjut terkait penanganan perkara dimaksud," lanjut Ali.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com