Puan Bertemu Ketua DPR Malaysia, Bahas IKN hingga Perlindungan Pekerja Migran


218 view
Puan Bertemu Ketua DPR Malaysia, Bahas IKN hingga Perlindungan Pekerja Migran
(ANTARA/HO-DPR RI)
Ketua DPR RI Puan Maharani melaksanakan pertemuan bilateral dengan Ketua Dewan Rakyat Malaysia Dato Johari Bin Abdul di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (2/10/2023).
Kuala Lumpur (SIB)
Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan kunjungan kerja ke Gedung Parlemen Malaysia atau Dewan Rakyat. Puan membahas banyak hal bersama Ketua DPR Malaysia Tan Sri Dato' Johari Bin Abdul berkaitan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga Pekerja Migran Indonesia.
Pertemuan itu berlangsung secara tertutup di Gedung Parlemen Malaysia, Kuala Lumpur, Senin (2/10). Pertemuan berlangsung selama 1 jam.
Puan didampingi anggota DPR lainnya, yakni Wakil Ketua Komisi I DPR Charles Honoris, anggota Komisi VIII DPR Diah Pitaloka, anggota Komisi VI DPR RI Mufti Aimah Nurul Anam, dan Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah.
Terlihat Puan disambut langsung oleh Ketua DPR Malaysia Tan Sri beserta jajaran Dewan Rakyat lainnya. Setelah pertemuan, Puan lantas menjelaskan isi pertemuan itu. Dia menyebut salah satu topik yang dibahas yakni keinginan Malaysia ikut berpartisipasi dalam pembangunan IKN.
"Malaysia sangat tertarik untuk ikut bisa membantu atau berpartisipasi dalam pembangunan IKN, karena memang IKN yang ada di Kalimantan itu berbatasan langsung dengan Malaysia. Dan menurut yang mulia Bapak Tan Sri, Malaysia sangat tertarik untuk bisa berpartisipasi dalam renewable energy juga hydro dan infrastruktur," kata Puan.
"Karena itu saya meminta agar hal ini segera di-follow up oleh Kedutaan Indonesia yang ada di sini melalui pengusaha-pengusaha yang ada dengan investasi atau investor yang ada di Malaysia, juga mem-follow up apa yang disampaikan Presiden Jokowi dengan PM Anwar Ibrahim dalam kunjungan beberapa waktu lalu," lanjut dia.
Selain itu, Puan menyebut perwakilan rakyat kedua negara juga membahas kelapa sawit. Kemudian persoalan perbatasan maritim dan PMI juga dibahas.
"Juga terkait dengan perbatasan, perbatasan maritim antara Indonesia dan Malaysia, juga terkait dengan bagaimana untuk bisa menjaga secara baik dan benar WNI yang sekarang menjadi pekerja migran yang ada di Malaysia," ujar dia. (detikcom/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com