Ratusan Kendaraan Terjebak Macet Saat Malam Natal di GT Masuk Tebingtinggi

* Pengemudi Nilai Perangkat Tol Tak Siap, PT JMKT Membantah

140 view
Tebingtinggi (SIB)- Ratusan kendaraan dengan kondisi tersusun tiga baris terjebak macet saat malam Natal di Gerbang Tol (GT) masuk Tebingtinggi, Senin (24/12), antara pukul 19.00 WIB-20.30 WIB. Kalangan pengemudi menilai perangkat seperti media tempat menggesek kartu tol yang dikelola PT Jasa Marga Kualanamu Tol (JMKT) belum baik dan cepat.

Seperti yang dialami Humala (38), pengendara tujuan Lubukpakam dari Tebingtinggi. Ia berangkat dari rumah pukul 18.50 WIB dengan hendak bergereja malam Natal di Gereja Katolik Lubukpakam masuk pukul 19.30 WIB.

Namun harus terlambat karena kemacetan mulai dari Terminal Tebingtinggi ke GT masuk Tebing. Disebut jarak tempuh hanya berkisar satu kilometer tetapi harus ikut bermacet ria hingga memakan waktu 30 menit.

"Kesal dengan situasi kemacetan saat malam Natal. Saya beranggapan dengan waktu 30 menit sudah sampai di Lubukpakam untuk ibadah. Tapi ternyata di luar dugaan, harus rela bermacet dengan 3 baris masuk ke GT Tebing. Alhasil sampai di gereja Lubukpakam pukul 19.50 WIB, telat 20 menit," tutur Humala.

Ia menilai permasalahan kemacetan itu akibat kesiapan media tol seperti tempat menggesek kartu belum cepat responnya. "Saya menilai tempat menggesek kartu tol itu yang lambat responnya. Seperti yang saya alami sendiri, jadi saya menilai hal itu letak permasalahan kemacetan saat malam Natal di GT masuk Tebingtinggi," kesal Humala.

Saat dikonfirmasi, Direktur Teknik dan Operasi PT JMKT Agus Choliq membantah penilaian tempat media untuk menggesek kartu tol lambat merespon sehingga terjadi kemacetan. "Tidak benar penilaian itu. Biasanya untuk menggesek kartu (tapping) saat masuk GT dibutuhkan waktu hanya 2-4 detik," akunya.

Sesuai laporan Manager GT Tebingtinggi, papar Agus, persoalan kemacetan diakibatkan membludaknya kendaraan menuju Medan dari GT Tebingtinggi. "Laporan Manager kita, Senin (24/12) pukul 20.32 WIB, kondisi sudah cair dan hanya ada antrean 4 kendaraan yang akan masuk. Penyebabnya karena kepadatan kendaraan dari arah Tebing yang akan masuk tol," jawabnya.

Menurut Agus, kebetulan arus lalu lintas yang keluar dan masuk di GT Tebingtinggi saat itu mengalami lonjakan. "Prediksi kita puncaknya tanggal 24 Desember hari ini. Makanya yang keluar kita bikin 4 lajur dan yang masuk 2 lajur," akunya menjawab keluhan pengemudi. (C06/C11/h)


Penulis
: admin
Editor
: admin
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com