Kajari Labuhanbatu Minta Instansi Terkait Perbaiki Jalan Rusak


393 view
Foto: SIB/Efran Simanjuntak
JALAN RUSAK DI DEPAN RUMAH DANDIM: Pengendara becak melintas dari Jalan Meranti Rantauprapat, melewati badan jalan yang rusak berlubang berbentuk kubangan, persis di depan rumah dinas Dandim 0209/LB meelnuju rumah dinas Kajari Labuhanbatu, Selasa (6/4) sore.
Rantauprapat (SIB)
Jalan rusak di Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu mengusik kenyamanan warga pengguna jalan. Apalagi di jalan rusak dekat kantor bupati, sering terjadi kecelakaan gara-gara mengelak lubang-lubang jalan dan bahkan beberapa mobil rusak di lubang jalan tersebut.

Pantauan SIB, Rabu (7/4), kondisi terparah di Simpang Asrama Haji Jalan Sisingamangaraja hingga ke depan kantor bupati, Jalan KH Dewantara menuju RSUD Rantauprapat dan seputar rumah sakit tersebut, Jalan Sirandorung dan Jalan Siringoringo, Gelugur, Jalan Belibis Kelurahan Bakaranbatu, Jalan Meranti dan di Simpang Jalan Torpisangmata/Tenis, Jalan Rantau Lama dan Jalan T Amir Hamzah menuju Padangpasir.

Jalan-jalan rusak tersebut sangat disesalkan masyarakat. Apalagi kondisi itu terjadi dalam 4 tahun terakhir. Sebelumnya, jalan rusak dibenahi, bahkan dilebarkan memperlancar arus lalulintas.

"Padahal, kan ada dana pemeliharaan jalan. Ke mana dananya itu? Apa yang dipelihara dalam empat tahun ini. Tarolah tahun 2020 karena Covid-19, harap maklum kita, tapi sebelum itu, tahun 2017, 2018, 2019 kan belum corona itu. Cocoknya diusut Polres atau Kejaksaan dananya itu," kesal Fadil, warga Rantauprapat.

Dia juga menyesalkan tidak adanya tanggungjawab dari truk-truk pengangkut tanah timbun proyek pembangunan rel kereta api yang melewati ruas badan Jalan Meranti Kecamatan Rantau Utara, Jalan Asrol Adam, Jalan Rantau Lama, Jalan KH Dewantara dan Jalan Belibis Kecamatan Rantau Selatan. Menurutnya, dari retribusi tanah timbun itu semestinya ada untuk perawatan jalan, atau jika retribusinya tidak tertagih semua, pengusahanya dibebani tanggungjawab memperbaiki jalan rusak yang diakibatkan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Labuhanbatu setiap hari pergi dan pulang ke rumah dinas harus lewat jalan rusak yang berada di Jalan Meranti persimpangan ke Jalan Pramuka arah Parlayuan dan yang persis di rumah dinas Dandim 0209/LB. Sebab belum ada perbaikan terhadap jalan berlubang tersebut.

Kajari Labuhanbatu Kumaedi SH mengharapkan instansi terkait memperbaiki jalan rusak di Jalan Meranti dan jalan-jalan lain di Rantauprapat Labuhanbatu yang mengganggu kenyaman pengguna jalan. Dia melihat truk-truk over tonase penyebab utama kerusakan jalan dalam kota Rantauprapat.

"Berkaitan dengan rusaknya jalan-jalan di dalam kota, saya mengimbau kepada berbagai pihak dan instansi terkait untuk memperhatikan dan menegakkan aturan tonase jalan sehingga jangan sampai truk-truk yang bermuatan berlebihan melintasi jalan-jalan yang tidak sesuai peruntukannya, karena hal ini penyumbang besar kerusakan jalan," sebut Kajari Kumaedi SH melalui pesan aplikasi WhatsApp saat dimintai SIB tanggapannya terhadap kondisi jalan rusak dalam kota termasuk Jalan Meranti menuju rumah dinasnya, Rabu (7/4) sore.

Kajari meminta instansi terkait melakukan perawatan atau perbaikan jalan-jalan rusak, sebab infrastruktur jalan adalah bagian dari fasilitas umum untuk mendukung roda perekonomi masyarakat.

"Agar instansi terkait melakukan perawatan/perbaikan jalan, mengingat jalan adalah bagian dari fasilitas umum yang mampu memperlancar roda ekonomi masyarakat. Selain itu untuk memberi pelayanan yang terbaik bagi masyarakat pengguna jalan agar aman dan nyaman dalam berkendara," ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0209/LB Letkol Inf Asrul Kurniawan Harahap mengakui badan jalan yang persis di depan rumah dinasnya, sudah rusak dan berlubang.

"Iya, Pak. Dulu sudah pernah ditimbun pihak perusahaan. Di mana-mana memang begitulah, Pak. Tidak ada yang perlu kita salahkan dan saya yakin Pemda sudah membuat program anggarannya dengan baik," sebut Dandim Asrul Kurniawan melalui aplikasi pesan WhatsApp. (E5/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com