Reses di Kelurahan Pahlawan

Anggota DPRD Medan Edwin Sugesti Nasution Sebut Usulan Masyarakat Bisa Masuk dalam Pokir


334 view
Anggota DPRD Medan Edwin Sugesti Nasution Sebut Usulan Masyarakat Bisa Masuk dalam Pokir
Foto SIB/Dok Fraksi PAN DPRD Kota Medan
TONG SAMPAH: Anggota DPRD Medan Edwin Sugesti Nasution menyerahkan tong sampah kepada warga pada reses pribadinya di Jalan Badik, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan, Minggu (21/3).
Medan (SIB)
Reses di daerah pemilihannya di Jalan Badik Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan, anggota DPRD Medan Edwin Sugesti Nasution SE MM mengatakan, perbaikan jalan bisa dilakukan lewat pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota dewan. Karena Pokir anggota DPRD merupakan aspirasi masyarakat yang dititipkan kepada anggota dewan agar diperjuangkan di pembahasan RAPBD.

“Hal ini sesuai Pasal 55 huruf (a) Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan DPRD Tentang Tata Tertib dewan disebutkan, Badan Anggaran mempunyai tugas memberikan saran dan pendapat berupa pokok-pokok pikiran DPRD kepada kepala daerah dalam mempersiapkan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah paling lambat 5 (lima) bulan sebelum ditetapkannya APBD,” kata Edwin kepada masyarakat pada resesnya, Minggu (21/3).

Pokir kata Edwin kini sudah terintegrasi dengan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sekarang pokir masuk dalam SIPD, jadi masing-masing anggota dewan akan memiliki akun khusus untuk menginput langsung usulan pokir. Sehingga usulan masyarakat melalui reses bisa direalisasikan.

Hal itu disampaikan karena banyaknya jalan-jalan di daerah pemilihannya di Dapil III (Medan Perjuangan, Medan Timur dan Medan Tembung) yang kupak-kapik. Bahkan ada yang sudah puluhan tahun belum pernah diperbaiki. “Seperti jalan Badik inilah, waktu saya anak-anak sampai SMA (SMA Negeri 8), saya lewat jalan ini setiap hari. Bayangkan saja, waktu saya anak-anak sampai sekarang sudah anggota dewan, jalan ini tetap begini-begini saja. Jadi supaya dimasukkan saja jalan ini di dalam Pokir, agar otomatis dibangun,” kata Edwin.

Pada reses itu, warga juga mempersoalkan banjir, karena air curahan hujan di drainase tidak mengalir ke parit sulang-saling (parit besar). Kepada Syawaluddin Saragih dari UPT PU wilayah III diharapkan supaya menampung permasalahan banjir ini. Menurut Edwin, parit sulang-saling perlu dinormalisasi, yang selama ini kordinasinya harus melalui BWS Provinsi Sumut, tapi Wali Kota Bobby Nasution sudah melakukan normalisasi di beberapa parit sulang-saling di Kota Medan. Terjadinya pendangkalan pada parit besar disebabkan masih banyak masyarakat yang membuang sampah.

Syawaluddin Saragih mengatakan, persoalan pembangunan jalan dan normalisasi parit, PU Kota Medan memiliki skala prioritas yang harus dikerjakan. “Mana-mana parit yang tumpat agar segera dilaporkan warga agar tim kami bisa segera melakukan normalisasi,” tuturnya. Pada kesempatan itu, Edwin Sugesti membagikan tong sampah kepada masyarakat bantuan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan.(A8)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com