Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 09 Februari 2026

PT Angkasa Pura 1 dan 2 Dibubarkan, PT API Pengelola Bandara di Indonesia

Wilfred Manullang - Kamis, 30 Mei 2024 12:40 WIB
768 view
PT Angkasa Pura 1 dan 2 Dibubarkan, PT API Pengelola Bandara di Indonesia
Foto: Google
Ilustrasi angkasa pura 1 dan 2
Jakarta (harianSIB.com)
Dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang seamenangani pengelolaan bandara di Indonesia nasibnya akan segera berakhir. PT Angkasa Pura 1 dan 2 akan dibubarkan. Sedangkan seluruh aset dan kepentingan kedua BUMN tersebut akan dilebur dan digabungkan ke dalam PT Angkasa Pura Indonesia (PT API).

Rencana tersebut diumumkan melalui Prospektus Ringkasan Rancangan Penggabungan Usaha antara PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II ke dalam PT Angkasa Pura Indonesia pada Selasa (28/5/2024)

Dikutip dari tvOneNews.com, Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura I, Yuyun Waryuaningsih, menjelaskan bahwa melalui integrasi ini, rencana pengembangan infrastruktur bandara akan terkoordinasi dengan lebih baik.

Hal ini terutama terkait dengan alokasi investasi dan peningkatan signifikan dalam pelayanan serta efisiensi penerbangan. Harmonisasi dan perbaikan pengalaman pelanggan di bandara akan lebih baik dengan adanya satu entitas pengelola.

Penggabungan ini direncanakan efektif mulai 1 Juli 2024, dengan laporan posisi keuangan penutupan ditetapkan pada 30 Juni 2024.

Dengan dilakukannya penggabungan, status hukum AP 1 dan AP 2 akan berakhir karena hukum.

Kegiatan usaha yang selama ini dijalankan oleh AP 1 dan AP 2 akan dilanjutkan oleh PT API sebagai perusahaan penerima penggabungan.

Seiring dengan rencana penggabungan, PT API, AP 1, dan AP 2 akan melakukan penyesuaian terhadap berbagai aspek.

Ini mencakup perizinan, konsesi, fasilitas, lisensi, laporan, persetujuan, pemanfaatan, kontrak, perjanjian, dokumen kepemilikan aset, sertifikat hak atas tanah, serta dokumen dan aspek ketenagakerjaan lainnya dalam waktu dua tahun sejak tanggal efektif penggabungan.

Dengan integrasi ini, PT Angkasa Pura Indonesia akan menjadi pengelola bandara terbesar kelima di dunia, mengelola 36 bandara di seluruh Indonesia.

Perusahaan ini nantinya ditargetkan melayani 550-700 juta penumpang per tahun pada tahun 2045.

Penggabungan ini diharapkan juga dapat meningkatkan konektivitas udara domestik dan internasional.


Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru