Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

Dukung Penjualan EV, Korsel Anggarkan Rp17 Triliun di 2025

Robert Banjarnahor - Jumat, 17 Januari 2025 11:35 WIB
50 view
Dukung Penjualan EV, Korsel Anggarkan Rp17 Triliun di 2025
(ANTARA/X/Tesla)
Mobil listrik Tesla
Jakarta (harianSIB.com)

Kementerian Perindustrian Korea Selatan pada Rabu mengumumkan bahwa pemerintah akan mengalokasikan dana sebesar 1,5 triliun won (setara Rp17 triliun) pada tahun ini untuk mendorong konsumen membeli kendaraan listrik (EV).

Langkah ini dirancang untuk meningkatkan kembali permintaan domestik kendaraan listrik yang lesu akibat masalah keamanan dan terbatasnya infrastruktur stasiun pengisian daya, demikian pernyataan dari Kementerian Perdagangan, Perindustrian, dan Energi Korea Selatan, dikutip dari Antara.

Hingga akhir 2024, jumlah akumulasi kendaraan listrik dan mobil berbahan bakar hidrogen di negara itu telah mencapai 720.000 unit, dengan 680.000 unit di antaranya berupa kendaraan listrik.

Namun, penjualan domestik kendaraan listrik mengalami penurunan sebesar 9,7 persen pada 2024, menjadi 147.000 unit. Penurunan ini mencatat tren negatif untuk tahun kedua berturut-turut.

Kekhawatiran konsumen terhadap keamanan kendaraan listrik meningkat setelah insiden kebakaran besar melibatkan Mercedes-Benz EV pada Agustus lalu. Kebakaran tersebut merusak lebih dari 100 kendaraan dan menghancurkan garasi parkir apartemen bawah tanah di Incheon, sebelah barat Seoul.

"Pemerintah akan terus berusaha meringankan beban finansial konsumen dalam membeli kendaraan ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kepercayaan mereka," ujar kementerian tersebut.

Sebagai bagian dari kebijakan ini, mulai bulan ini, pembeli muda yang membeli kendaraan listrik untuk pertama kalinya akan mendapatkan tambahan diskon sebesar 20 persen.

Keluarga dengan dua anak akan memenuhi syarat untuk mendapatkan diskon sebesar 1 juta won (Rp11 juta), sementara mereka yang memiliki tiga atau empat anak akan menerima diskon masing-masing sebesar 2 juta won dan 3 juta won (Rp22,5 juta) dan (Rp25,8 juta).

Korea Selatan juga akan menawarkan diskon tol untuk kendaraan listrik hingga tahun 2027.

Pemerintah menambahkan rencananya untuk memastikan bahwa kendaraan listrik mencakup setidaknya 10 persen kendaraan yang digunakan untuk pengujian di pusat pengujian SIM pada akhir tahun 2025.

Pemerintah Korea Selatan akan menghabiskan 375,8 miliar won (Rp4,2 triliun) tahun ini untuk memasang 4.400 stasiun pengisian daya cepat di seluruh negeri.

Selain itu juga untuk mengembangkan kebijakan mendorong supermarket dan teater memasang pengisi daya yang dioptimalkan bagi pengunjung yang tinggal selama dua hingga tiga jam. Demikian disiarkan Yonhap, Rabu (15/1) waktu setempat, dilansir dari Antara.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru