Pasaman(harianSIB.com)Pemandangan indah
Bukit Teletubbies di
Pasaman,
Sumatera Barat, kini berubah menjadi lautan api. Sejak Jumat (1/8/2025), kobaran api telah melahap lebih dari 100 hektar lahan, meninggalkan bekas ilalang kering yang hangus. Peristiwa ini menjadi duka bagi keindahan alam yang selama ini menjadi daya tarik.
Kebakaran di bukit yang dikenal karena bentang alamnya yang hijau dan bergelombang ini bukan kali pertama terjadi. Setiap tahun, bukit ini selalu menjadi sasaran api saat musim kemarau panjang tiba. Sudah empat bulan wilayah ini tidak diguyur hujan, membuat ilalang kering menjadi bahan bakar yang sempurna bagi api. Menurut Kepala Dinas Kehutanan Sumatera Barat, Ferdinal Asmin, "selama beberapa bulan terakhir tidak ada hujan di sekitar kawasan itu."
Meski musim kemarau menjadi faktor utama, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki. "Penyebab kebakaran ini masih kita selidiki," ujar Ferdinal. Ia juga menambahkan bahwa tidak ada tanda-tanda aktivitas pembukaan lahan oleh masyarakat, sehingga dugaan sementara mengarah pada faktor alam dan iklim.
Tim gabungan dari berbagai instansi berjibaku memadamkan api. Namun, perjuangan mereka menghadapi tantangan berat. Titik api yang berada di puncak bukit, minimnya sumber air, serta sulitnya akses membuat tim pemadam harus bekerja ekstra keras. Peralatan pemadam kebakaran juga sulit dibawa ke lokasi, memaksa mereka mengandalkan cara manual.
Meskipun api masih jauh dari permukiman, KPHL Pasaman Raya telah mengeluarkan peringatan dini dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Evakuasi mungkin diperlukan jika kondisi memburuk.
Harapan kini tertuju pada satu hal,yakni hujan. Turunnya hujan dianggap sebagai satu-satunya cara efektif untuk memadamkan kobaran api yang kian meluas, serta mengembalikan kehidupan di Bukit Teletubbies yang kini diselimuti abu.(**)
Editor
: Bantors Sihombing