Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Maret 2026

Timbul Raya Manurung: Diplomasi "Emas" Swiss Luluhkan Trump, Indonesia Tak Bisa Asal Tiru karena KPK, tapi Ada Cara Lain

Redaksi - Rabu, 19 November 2025 18:18 WIB
612 view
Timbul Raya Manurung: Diplomasi "Emas" Swiss Luluhkan Trump, Indonesia Tak Bisa Asal Tiru karena KPK, tapi Ada Cara Lain
Foto Dok/Pribadi
Timbul Raya Manurung

"Indonesia tidak mungkin melakukan pendekatan dengan membawa hadiah yang sangat berharga kepada Trump secara personal. Karena bisa dituduh gratifikasi oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)," tegas Timbul.

Regulasi di Indonesia sangat ketat mengenai pemberian dan penerimaan hadiah yang melibatkan pejabat negara, sehingga "diplomasi emas dan

Rolex" ala Swiss sulit diterapkan secara harfiah.

Solusi: Diplomasi Souvenir Resmi ala Prabowo

Meski demikian, Timbul melihat peluang melalui jalur resmi kenegaraan. Jika hadiah diberikan atas nama negara sebagai cinderamata (souvenir), hal itu sah secara hukum dan etika diplomasi. Ia mencontohkan langkah cerdas Presiden Prabowo Subianto.

"Bila negara Indonesia secara resmi memberi hadiah souvenir ke negara yang dikunjungi, mungkin bisa secara hukum. Lihat saja Presiden Prabowo yang pernah memberi hadiah souvenir keris kepada Presiden Putin dari Rusia," jelasnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polri dan Pemprov Papua Dapat Nilai Terendah dalam Survei Integritas KPK
12 Jam Diperiksa KPK, Remigo Keluar Pakai Rompi Oranye
Aksi Penembakan Brutal di Dua Kota Amerika Serikat, 4 Tewas
DPRDSU Apresiasi KPK Tangkap Bupati Pakpak Bharat
Remigo Berutu Terjaring KPK
Beri Dukungan, Aktivis Berharap KPK Periksa Sejumlah Pejabat Pemkab Asahan
komentar
beritaTerbaru