Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Kampus Agama Khonghucu Negeri Pertama di Indonesia Diresmikan Menteri Agama

Redaksi - Kamis, 20 November 2025 09:56 WIB
584 view
Kampus Agama Khonghucu Negeri Pertama di Indonesia Diresmikan Menteri Agama
dok Kemenag
Peresmian Kampus Agama Khonghucu Negeri Pertama di RI.

Jakarta(harianSIB.com)

Sekolah Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (SETIAKIN) negeri pertama di Indonesia di Pangkalan Baru, Bangka Belitung diresmikan oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, Selasa (18/11).

Kementerian Agama mengatakan, peresmian SETIAKIN menandai langkah bersejarah bagi pendidikan keagamaan Konghucu di Indonesia.

Nasaruddin Umar dalam sambutannya mengutip pepatah 'Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China'. Dia berharap para guru di SETIAKIN dapat mengambil ilmu dan kearifan dari China dan mengembangkannya kepada para mahasiswa.

"Tantangan kita adalah bagaimana kohesi sosial antar umat beragama bisa terwujud dengan baik," ujar Nasaruddin dalam keterangannya, Rabu (19/11/2025), dikutip dari detikcom.

Baca Juga:
Nasaruddin menguraikan tiga poin deklarasi ajaran agama Konghucu yang harus diinternalisasi oleh civitas academica SETIAKIN, yaitu Ren, Li, dan Ba De. Pertama, Ren atau kasih sayang terhadap sesama yang disebutnya merupakan inti ajaran Konfusius.

"Ini berkaitan dengan bagaimana memproteksi humanisasi menggunakan pendekatan bahasa keagamaan, merawat lingkungan hidup dengan bahasa agama, dan melakukan penghormatan kepada orang tua," katanya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemko Medan Apresiasi FGD Sekaligus Launching Rumah Ibadah dan Madrasah Ramah Anak Yang Diinisiasi GPI
Dugaan Korupsi Dana Bos, Kejari Cabang Labuhandeli, Geledah Kantor Kemenag Deliserdang
Kemenag Tanggapi Ambruknya Pesantren: Audit Infrastruktur Jadi Prioritas
Sekjen Kemenag Tegaskan: Tanah Wakaf Milik Allah, Tak Bisa Jadi Agunan atau Disita
Dua Kelompok Massa Demo ke Kejati Sumut, Soroti Dugaan Penyimpangan di PDAM Langkat dan Kemenag Humbahas
Demo di Kejati Sumut, Soroti Kasus Smartboard Langkat dan Dugaan Pungli di Kemenag
komentar
beritaTerbaru