Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 05 Maret 2026

Mogok Massal 2.000 Barista Guncang Starbucks, Meluas di 65 Kota AS

Redaksi - Minggu, 23 November 2025 19:17 WIB
625 view
Mogok Massal 2.000 Barista Guncang Starbucks, Meluas di 65 Kota AS
Foto: REUTERS/Brendan McDermid
Para barista membawa poster tuntutan upah layak di depan Starbucks New York saat aksi mogok digelar, mencerminkan kegelisahan pekerja sektor layanan, Jumat (21/11/2025) waktu setempat.

Jakarta (harianSIB.com)

Ribuan barista Starbucks di Amerika Serikat kembali menggelar aksi mogok besar-besaran. Serikat pekerja Workers United menyebut aksi ini meluas ke puluhan kota dan menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah Starbucks.

Workers United melaporkan bahwa mogok berlangsung di 95 gerai di 65 kota, melibatkan sekitar 2.000 barista. Aksi juga dilakukan di pusat distribusi Starbucks di York, Pennsylvania. Sejumlah gerai disebut terpaksa tutup akibat kekurangan staf, meski Starbucks menegaskan gangguan hanya terjadi di kurang dari 1 persen lokasi.

Mogok ini dipicu tuntutan pekerja terkait penyelesaian kontrak, peningkatan jam kerja, kenaikan upah, serta ratusan tuduhan praktik ketenagakerjaan tidak adil. Para barista menilai kondisi kerja belum memadai dan meminta stabilitas jam kerja serta kompensasi yang lebih layak.

Gerakan serikat pekerja di Starbucks telah mewakili lebih dari 11.000 pekerja di lebih dari 550 gerai sejak terbentuk pada 2021. Namun, hubungan serikat dan perusahaan masih tegang setelah perundingan gagal tahun lalu. Mediasi yang dilakukan awal 2025 juga belum membuahkan hasil.

Baca Juga:
Aksi mogok terjadi di tengah musim liburan, periode penting bagi penjualan Starbucks.

Meski dihantam aksi mogok ribuan pekerja, Starbucks menegaskan seluruh gerainya siap melayani pelanggan. Juru bicara Starbucks, Jaci Anderson, mengutip CNBC Internasional dan dilansir dari CNBC Indonesia, Minggu (23/11/2025), menyatakan bahwa 99 persen dari 17.000 gerai di AS tetap buka dan beroperasi normal. Ia menambahkan banyak gerai yang disebut ikut mogok ternyata tidak tutup sama sekali, atau hanya tutup sementara sebelum kembali dibuka.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati: Jangan Lagi Ada Pelatihan Hanya Habiskan Uang Negara Tanpa Hasil
Mantan Teroris Umar Patek Jadi Barista
Pemerintah Pusat Dapat Mengurangi Pajak, Pemprov Hanya Memberi Pelatihan Pekerja yang di PHK
WBP Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar Ikuti Pelatihan Service Handphone
Kompetisi Latte Art dan Barista International Coffee Day di PRSU Medan
Kompetisi Latte Art dan Barista International Coffee Day
komentar
beritaTerbaru