Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 30 Januari 2026

Sjafrie Sjamsoeddin Ungkap 80 Persen Timah Indonesia Diselundupkan ke Luar Negeri

Redaksi - Rabu, 10 Desember 2025 13:13 WIB
264 view
Sjafrie Sjamsoeddin Ungkap 80 Persen Timah Indonesia Diselundupkan ke Luar Negeri
Foto: Dok/Kompas
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Makassar(harianSIB.com)

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan, sebanyak 80 persen hasil timah Indonesia dibawa ke luar negeri tanpa membayar pajak. Ia menyoroti adanya sebuah negara yang bukan penghasil timah, namun tercatat masuk dalam 10 besar negara pengekspor timah dunia.

"Ada negara yang bisa menjadi pengekspor timah dan masuk 10 besar, padahal mereka tidak punya sumber daya timah. Dari mana itu terjadi? Karena kita tidak mampu menjaga sumber daya alam sehingga terjadi illegal mining," ujarnya saat memberikan kuliah umum di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Selasa (9/12/2025).

Sjafrie menjelaskan, pemerintah Indonesia sebenarnya pernah memberantas penyelundupan timah selama dua dekade. Namun, sejak 1998 hingga September 2025, hanya 20 persen pendapatan timah yang masuk ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Penghasilan timah kita hanya 20 persen yang dikelola BUMN PT Timah. Sementara 80 persen lainnya dibawa ke luar negeri tanpa membayar pajak atau kewajiban apa pun," tegasnya.

Baca Juga:
Menurutnya, kondisi ini tidak boleh dibiarkan karena dapat membuat negara semakin miskin akibat kekayaan alam yang terus diambil pihak asing.

"Ini ironi bagi bangsa kita. Jika dibiarkan, negara bisa menjadi miskin karena kekayaan alamnya terus disedot ke luar negeri. Tentu ini tidak kita harapkan," katanya.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sri Mulyani Sindir Orang RI yang Suka Liburan ke Luar Negeri
DPO Tony Wijaya Kabur ke Luar Negeri
Kasus Korupsi, Nur Mahmudi Dicegah ke Luar Negeri 6 Bulan
Wagubsu: Daerah Tidak Bisa Langsung ke Luar Negeri
LPS Pantau Pergerakan Dana Pihak Ketiga ke Luar Negeri
Bupati Bengkalis Dicegah KPK ke Luar Negeri
komentar
beritaTerbaru