Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Kayu Gelondongan Pascabanjir Jadi Bukti Degradasi Fungsi Hutan di Sumatera

Redaksi - Selasa, 30 Desember 2025 13:03 WIB
538 view
Kayu Gelondongan Pascabanjir Jadi Bukti Degradasi Fungsi Hutan di Sumatera
(harianSIB.com/Dok)
Tumpukan kayu gelondongan terbawa arus banjir di wilayah Sumatera.

Ia menegaskan, deforestasi dan kegagalan tata ruang justru menjadi faktor amplifikasi yang mengubah peristiwa alam menjadi bencana besar.

"Ada anomali siklon Semyar yang disalahkan. Jadi, sebenarnya kalau secara jujur itu tidak ilmiah," tuturnya.

Daya rusak banjir bandang, lanjut Basyuni, justru membuka fakta bahwa kehilangan tutupan hutan di ketiga provinsi tersebut telah melampaui ambang batas aman. Jika tutupan hutan masih memadai, curah hujan tinggi hanya akan menyebabkan sungai meluap, bukan banjir bandang destruktif.

Mengutip data Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), deforestasi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat selama periode 2016–2025 mencapai sekitar 1,4 juta hektare dan terjadi hampir merata di ketiga wilayah.

"Menyalahkan cuaca saja itu bukan sesuatu yang bijak," tegas Basyuni.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait

Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/theme/detail.php on line 406
komentar
beritaTerbaru