Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 28 Maret 2026

YPDT Apresiasi Penutupan Permanen PT TPL, Desak Tanggung Jawab dan Proses Hukum

Victor R Ambarita - Rabu, 21 Januari 2026 18:49 WIB
627 view
YPDT Apresiasi Penutupan Permanen PT TPL, Desak Tanggung Jawab dan Proses Hukum
Foto: Dok/YPDT
Logo Yayasan Pecinta Danau Toba (YPDT).

"Kami melihat adanya sikap kekeraskepalaan dan keangkuhan, seolah hendak mencuci dosa," tegas Maruap.

Kedua, YPDT menilai sejak berdiri pada 1983 dengan nama PT Indorayon Inti Utama, perusahaan tersebut telah menimbulkan persoalan serius di Kawasan Danau Toba. Konversi hutan menjadi kebun eukaliptus dinilai menghilangkan keanekaragaman hayati dan memicu banjir bandang, longsor, serta kekeringan.

Ketiga, YPDT juga menduga kuat adanya dampak sosial berupa konflik horizontal di tengah masyarakat akibat praktik perusahaan tersebut. Keempat, PT TPL disebut hanya berganti nama setelah PT Inti Indorayon Utama ditutup Presiden BJ Habibie pada 19 Maret 1999, lalu kembali beroperasi pada 15 November 2000.

Kelima, meski memiliki konsesi sekitar 168 ribu hektare dan terus melakukan penebangan, perusahaan yang disebut milik Sukanto Tanoto itu diklaim menyatakan rugi dalam lima tahun terakhir sehingga tidak membayar pajak. "Ini sangat ironis," ujar Maruap.

Keenam, YPDT menilai dampak mudarat PT TPL jauh lebih besar dibanding manfaatnya. Karena itu, YPDT meminta pemerintah memastikan penutupan dilakukan secara permanen dan tidak memberi ruang bagi perusahaan tersebut untuk kembali beroperasi dengan nama lain.

"Dosanya sejak 1983 sudah lebih dari cukup untuk menjadi dasar penghentian permanen," katanya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Samosir Minta PT Aqua Farm Nusantara Kurangi Keramba di Danau Toba
Kadis Pariwisata Sukabumi Puji Keindahan Danau Toba
Luhut Ingin Tak Ada Lagi Keramba di Danau Toba
Bondjol : Sejak Ditetapkan Sebagai Geopark Kaldera, Mafia Tanah Marak di Seputaran Danau Toba
Edison Manurung Center Bekerjasama dengan PIK Gelar Perkemahan Pejuang Danau Toba
Prof Emil Salim: Danau Toba Punya Banyak History Jaga Kelestariannya
komentar
beritaTerbaru