Kejaksaan Geledah Rumah Eks Menteri KLHK Siti Nurbaya
Jakarta(harianSIB.com)Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung menggeledah rumah mantan Menteri Lingkungan
Jakarta(harianSIB.com)
Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi/KPK) mendalami dugaan aktivitas penukaran uang bernilai miliaran rupiah yang dilakukan Ridwan Kamil saat menjabat Gubernur Jawa Barat. Pendalaman itu terkait pengembangan perkara dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan fokus penyidikan mulai diarahkan pada komunikasi yang dilakukan Ridwan Kamil dengan pihak Bank BJB selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.
"Penyelidik mendalami bagaimana komunikasi-komunikasi yang dilakukan Gubernur Jawa Barat saat itu, yaitu Pak Ridwan Kamil, dengan pihak BJB. Sehingga kami sudah mulai bergeser fokus pemeriksaannya," ujar Budi kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).
Budi menjelaskan, KPK juga menelusuri aktivitas Ridwan Kamil baik di dalam maupun di luar negeri, termasuk dengan siapa saja yang bersangkutan melakukan kegiatan, untuk kepentingan apa, serta sumber pembiayaan aktivitas tersebut.
Baca Juga:"Kami mendalami aktivitas atau kegiatan Pak Ridwan Kamil, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, termasuk bersama siapa saja, kepentingannya untuk apa, dan juga sumber pembiayaannya," jelasnya.
Sejauh ini, KPK telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya asisten pribadi Ridwan Kamil serta pihak perusahaan penukaran uang atau money changer. Dari hasil pendalaman sementara, penyidik menduga adanya aktivitas penukaran uang asing ke rupiah dan sebaliknya dengan nilai mencapai miliaran rupiah.
"Dalam periode 2021 sampai 2024, sejauh ini kami menangkap adanya dugaan penukaran mata uang asing dan rupiah yang nilainya juga mencapai miliaran rupiah," kata Budi.
Dalam perkara dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB tersebut, KPK telah menetapkan lima orang tersangka. Mereka masing-masing Yuddy Renaldi selaku mantan Direktur Utama Bank BJB, Widi Hartono yang menjabat Pimpinan Divisi Corporate Secretary Bank BJB, serta tiga pihak swasta yakni Ikin Asikin Dulmanan, Suhendrik, dan Sophan Jaya Kusuma.
Perbuatan para tersangka diduga menimbulkan kerugian keuangan negara hingga Rp222 miliar. KPK menduga dana tersebut digunakan untuk pemenuhan kebutuhan nonbujeter.(**)
Jakarta(harianSIB.com)Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung menggeledah rumah mantan Menteri Lingkungan
Jakarta(harianSIB.com)Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mirza Adityaswara resmi mengundurkan diri dari jabatannya. P
Jakarta(harianSIB.com)Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi/KPK) mendalami dugaan aktivitas penukaran uang bernilai mil
Medan(harianSIB.com)PSMS Medan meraih kemenangan krusial usai menundukkan FC Bekasi City dengan skor 21 pada lanjutan Pegadaian Championshi
Medan(harianSIB.com)PSMS Medan meraih kemenangan krusial usai menundukkan FC Bekasi City dengan skor 21 pada lanjutan Pegadaian Championshi
Medan(harianSIB.com)Hendri Yanto Sitorus resmi mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara
Medan(harianSIB.com)Komisi III DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik dalam rangka pengawasan penegakan hukum terpadu di Sumatera Utara (
Medan(harianSIB.com)Aksi brutal geng motor kembali meresahkan warga Kota Medan. Seorang pengacara, Jonathan Tambunan (34), menjadi korban pe
Medan(harianSIB.com)Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengelolaan jaringan dan instalasi komunikasi informatika desa di Kabupaten Karo
Medan(harianSIB.com)Sampoerna Academy kembali menggelar STEAM Expo 2026 bertajuk "Inventing Tomorrow" secara serentak di seluruh k
Jakarta(harianSIB.com)Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan pengunduran diri tiga petinggi OJK.Menyusul pengunduran diri Iman Rachman dar
Nias(harianSIB.com)Seorang ibu hamil asal Nias, Maria Yalia Waruwu, diduga ditolak terbang di Bandara Binaka saat hendak dirujuk ke Medan un