Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 20 Februari 2026

Danrem 031/WB Brigjen TNI Agustatius Sitepu Hadiri Pertemuan Masyarakat Karo di Pekanbaru

Eva Rina Pelawi - Jumat, 20 Februari 2026 09:44 WIB
162 view
Danrem 031/WB Brigjen TNI Agustatius Sitepu Hadiri Pertemuan Masyarakat Karo di Pekanbaru
Foto : Dok/ Heri S Surbakti
Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Agustatius Sitepu duet dengan istri, Ester Rehulina br Sembiring dalam pertemuan masyarakat Karo di Pekanbaru, Selasa (17/2/2026).

Pekanbaru(harianSIB.com)

Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Agustatius Sitepu didampingi istri, Ester Rehulina br Sembiring Kembaren menghadiri acara "Perjumpan bena tahun" 2026 (pertemuan awal tahun 2026) masyarakat Karo di Kota Pekanbaru, Selasa (17/2/2026) pagi hingga sore di Jambur Elim Kompleks GBKP Bukit Raya Pekanbaru di Jalan Labersa Pekanbaru.

Brigjen Agustatius, putra Karo yang lahir dan besar di Berastagi dan alumni Akmil tahun 1997 tersebut mengemban tugas sebagai Danrem 031/WB sejak 20 Januari lalu, menggantikan Brigjen TNI Jarot Suprihanto dalam suatu acara serah terima jabatan Danrem yang dipimpin Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo di Aula Kaharuddin Nasution Makodam XIX/TT di Pekanbaru.

Saat menyampaikan sambutan, Brigjen Agustatius mengatakan sungguh berbahagia karena bisa berjumpa dengan masyarakat Karo di Pekanbaru dalam suatu acara pertemuan tahunan di sebuah jambur dan dihadiri banyak orang Karo.

Ia lalu menceritakan sekilas pengalamannya saat pulang kampung menjadi Dandim 0205/TK pada tahun 2015 hingga 2017. Saat itu Tanah Karo dilanda bencana erupsi Sinabung yang disusul dengan banjir lahar dingin, menyebabkan ribuan warga harus direlokasi ke pengungsian dan berbagai masalah sosial yang timbul akibat peristiwa itu.

Baca Juga:
"Saya tidak pernah menyangka akan bisa bertugas di daerah Pekanbaru ini dan bertemu dengan banyak saudara-saudara saya yang berasal dari Tanah Karo seperti sekarang ini," ujar mantan Komandan Brigif 7/Rimba Raya, dan Komandan Korem 022/PT itu.

Saat acara menari bersama di kelompok marga Karo-karo, Agustatius duet dengan istri menyanyikan lagu "Kam Kap Pilihenku", lagu ciptaannya sendiri.

Acara yang dimeriahkan gendang Karo dan penampilan "perkolong-kolong" (penyanyi lagu Karo) lokal tersebut dihadiri sekitar 400 warga Karo di Pekanbaru sekitarnya. Turut hadir, tokoh-tokoh masyarakat Karo di Pekanbaru, tokoh adat, tokoh pemuda, ketua merga-merga, Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setdsprov Riau Jhon Armedi Pinem, dan undangan lainnya.

"Perjumpan bena tahun" sekaligus arisen gabungan si lima merga (Karo-karo, Ginting, Tarigan, Sembiring, dan Perangin-angin) tersebut merupakan agenda tahunan Perpulungen Arih Ersada (Persada) Karo Pekanbaru, organisasi sosial yang menaungi seluruh masyarakat Karo di Pekanbaru sekitarnya. Perjumpan bena tahun biasa dilakukan sebelum dimulainya pertemuan rutin oleh masing-masing marga.

Ketua Persada Karo Berani Sembiring dalam sambutannya mengatakan, masyarakat Karo di Pekanbaru terbilang sudah cukup banyak, namun kebersamaan atau kekompakan masih terus terjaga, juga dalam hal pelestarian adat dan budaya. Kehadiran Agustatius sebagai Danrem di "Bumi Lancang Kuning" tentunya menambah kebahagiaan. Ia juga mengapresiasi panitia kegiatan yang dalam waktu singkat telah bekerja keras untuk suksesnya acara.

Sementara itu, Penasihat Persada Karo Bahtera Perangin-angin didampingi Mambar Sembiring, H Tarigan, dan Maksi Ginting mengatakan, kebersamaan merupakan salah satu ciri khas masyarakat Karo. Sebagai orang perantauan, katanya, masyarakat Karo di Pekanbaru tidak bisa melupakan adat budaya warisan leluhurnya. "Adat dan budaya itu dalam pelaksanaannya bersifat dinamis, tetapi tentu saja semuanya harus tetap berpegang pada nilai-nilai atau filosofi yang telah diwariskan tetua-tetua dahulu," katanya.

Adapun ketua panitia kegiatan Bantu Sembiring berterima kasih atas dukungan semua pihak sehingga acara bisa berjalan baik dan lancar. "Di tengah persiapan yang dibatasi waktu yang singkat (panitia dibentuk sekitar seminggu sebelum Hari-H) segenap panitia telah berupaya maksimal untuk kesuksesan acara, namun tentu saja masih ada kekurangan, dan untuk itu kami minta maaf dan mohon kritik dan saran," ujar Bantu Sembiring. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sambut Natal, Jemaat GBKP dan Polres Tebingtinggi Bersihkan Gereja
Bupati Karo Dukung Bangunan Risha Berbahan Vulkanik Gunung Sinabung
FPRB Desa Dairi Dibekali untuk Peningkatan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana
Muslimah Rabu Biru Sumut Kumpulkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam Madina
Kodim 0206/Dairi Bentuk Tim Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana
Cuaca Ekstrim, Bupati Imbau Masyarakat Nias Barat Waspada Bencana
komentar
beritaTerbaru