Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Jaksa Agung : Waspadai Perlawanan Balik dari Koruptor

Martohap Simarsoit - Kamis, 02 April 2026 14:04 WIB
139 view
Jaksa Agung : Waspadai Perlawanan Balik dari Koruptor
Foto: dok/puspenkum
Jaksa Agung ST Burhanuddin saat berkunjung ke Kejati Papua, Selasa (31/3/2026).

Papua(harianSIB.com)

Jaksa Agung Republik Indonesia (RI) ST Burhanuddin menegaskan, Kejaksaan berkomitmen penuh menyukseskan Asta Cita Presiden, khususnya memperkuat reformasi hukum dan pemberantasan korupsi serta narkoba, dalam upaya mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Seiring dengan itu, Jaksa Agung menginstruksikan jajaran Kejaksaan untuk menginternalisasi Rencana Strategis Kejaksaan 2025-2029 guna mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan, humanis, dan modern.

"Jaksa Agung menyampaikan itu dalam pengarahannya saat kunjungan kerjan di wilayah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua, Selasa, (31/4/2026," sebut Kapuspenkum Kejagung Anang Supriyatna dalam siaran persnya via grup Wa, Kamis (2/4/2026).

Menurut Jaksa Agung, kepercayaan publik adalah capaian yang harus dijaga melalui kinerja nyata, bukan sekadar titik akhir.

Baca Juga:
Ia mengingatkan, pemberantasan korupsi di daerah tidak boleh kalah gencar dengan pusat dan tidak boleh hanya terfokus pada dana desa, melainkan juga harus berani menindak kasus dengan kerugian negara yang besar.

Jaksa Agung juga mengingatkan seluruh jajaran untuk mewaspadai gerakan perlawanan balik dari koruptor (corruptors fight back) dengan tetap menjaga integritas dan mempublikasikan kinerja secara transparan.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wagubsu Musa Rajekshah:  Generasi Muda Harus Berani Hadapi Tantangan
Kapolres Batubara: Warga Simpang Gambus Harus Berani Tolak Pelaku Narkoba
PPDB Online 2018, Ombudsman Sumut Ingatkan Kepsek Harus Berani Tolak Siswa Titipan Pejabat
Gubernur Sumut Terpilih Harus Berani Rubah Mental Para Pejabat di Pemko/Pemkab
Bupati Ashari Tambunan: Ada Bicara Perbedaan, Kita Harus Berani Bersatu
Istri Sebagai Penasehat Harus Berani Menegur Kekeliruan Suami
komentar
beritaTerbaru