Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 18 Juli 2026

Bareskrim Bongkar Sindikat Pencurian Modul BTS Bikin Blackout Jakarta-Jabar

Redaksi - Jumat, 17 Juli 2026 18:15 WIB
219 view
Bareskrim Bongkar Sindikat Pencurian Modul BTS Bikin Blackout Jakarta-Jabar
Foto: Dok. Istimewa
Kasat Resmob Mabes Polri, Kombes Arsya Khadafi, menjelaskan kasus pencurian dan penadahan perangkat modul BTS.

Jakarta(harianSIB.com)

Satresmob Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan sindikat pencurian dan penadahan perangkat modul base transceiver station (BTS) yang beroperasi di lintas wilayah Indonesia. Imbas aksi kejahatan itu, gangguan sinyal terjadi di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

"Aksi kejahatan para pelaku ini sempat memicu terjadinya gangguan layanan telekomunikasi hingga pemadaman sinyal (blackout) yang berdampak pada ribuan pelanggan internet dan seluler di sejumlah wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat," ujar Kasat Resmob Mabes Polri Kombes Arsya Khadafi dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026), melansir detiknews.

Kasus bermula dari laporan pihak PT Smart XL Telecom Sejahtera, yang berulang kali kehilangan perangkat modul BTS. Hilangnya komponen vital berimbas langsung pada lumpuhnya jaringan telekomunikasi masyarakat.

Bareskrim Polri bergerak cepat melakukan penyelidikan gabungan bersama Polres Metro Jakarta Timur dan Polsek Ciracas. Melalui analisis rekaman CCTV dan pelacakan lapangan, tim mengidentifikasi para pelaku yang melancarkan aksinya dengan menyamar sebagai teknisi resmi menggunakan mobil Toyota Avanza hitam.

Baca Juga:
"Para pelaku memanfaatkan pengetahuan dan akses yang mereka miliki sebagai mantan pekerja atau vendor instalasi jaringan. Dengan membawa peralatan kerja standar, mereka membongkar boks modul BTS tanpa memicu kecurigaan warga sekitar," ungkapnya.

Polisi berhasil menangkap sejumlah tersangka utama dari berbagai klaster peran, yaitu AN dan ASA sebagai pelaku eksekutor pencurian; kemudian RR sebagai mantan teknisi (sapron) instalasi yang membobol wilayah Kalisari, Jaktim; serta GA sebagai penadah dan pengepul barang curian.

Dari hasil pemeriksaan mendalam terhadap AN, ditemukan aliran dana mencurigakan sebanyak 11 kali transaksi perbankan. Nilainya puluhan juta rupiah kepada tersangka RR.

"Sindikat ini dikendalikan oleh jaringan internasional. Modul BTS yang berhasil dicuri dikumpulkan oleh pengepul lalu dikirim ke luar negeri melalui jasa ekspedisi atas arahan seorang warga negara asing (WNA) berinisial Jason Zhang yang diduga berada di Bangkok, Thailand," tuturnya.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pidato BTS di PBB Jadi Bahan Pelajaran di Korsel, AS, Vietnam dan Singapura
BlackPink Kalahkan Rekor BTS di YouTube
Terekam CCTV, Pelaku Curanmor Diciduk Polisi
Bareskrim Polri Ungkapkan Peredaran Ekstasi Naik Tajam
Ketua KPK: Dugaan Penyobekan Bukti 2 Eks Penyidik Tak Terekam CCTV
Terekam CCTV Curi HP, Seorang Pria Diamankan Polsek Siantar Utara
komentar
beritaTerbaru