Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 23 Juli 2026

Kecelakaan Maut Sibolangit, Anggota DPD RI Soroti Lemahnya Pengawasan Truk ODOL

Firdaus Peranginangin - Senin, 20 Juli 2026 09:43 WIB
218 view
Kecelakaan Maut Sibolangit, Anggota DPD RI Soroti Lemahnya Pengawasan Truk ODOL
Foto harianSIB.com/Firdaus
Pdt Penrad Siagian STh.

Jakarta(harianSIB.com)

Tragedi kecelakaan beruntun yang merenggut empat nyawa di Jalan Jamin Ginting Km 44-45, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, dinilai menjadi bukti lemahnya pengawasan terhadap kendaraan angkutan berat serta masih maraknya praktik Over Dimension Over Loading (ODOL) yang dibiarkan melintas di jalan raya.

" Pemerintah dan aparat penegak hukum didesak segera melakukan pembenahan menyeluruh agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi," ujar anggota DPD RI Dapil Sumut Pdt Penrad Siagian kepada wartawan, Senin (20/7/2026) melalui telepon dari Jakarta

Seperti diketahui, tandas Penrad, kecelakaan tersebut dipicu truk Fuso bermuatan berat yang mengalami rem blong, sehingga menambrak sembilan kendaraan roda empat maupun sepeda motor, sehingga mengakibatkan empat orang meninggal dunia, dan delapan lainnya mengalami luka-luka.

"Saya menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban yang ditinggalkan maupun korban luka-luka, khususnya saudara-saudara kita dari Suka Makmur, Sidikalang, Dairi, dan Berastagi yang kehilangan anggota keluarganya secara tragis dalam insiden ini," ujarnya.

Baca Juga:
Menurut Penrad, tragedi di Sibolangit bukan semata-mata disebabkan kelalaian pengemudi, tetapi juga mencerminkan lemahnya penegakan regulasi terhadap kendaraan logistik yang beroperasi di jalur ekstrem.

Ia menyoroti lemahnya pengawasan terhadap kelayakan kendaraan, termasuk pelaksanaan ramp check dan uji KIR bagi kendaraan angkutan barang, sehingga Dinas Perhubungan dan kepolisian harus bertanggung jawab atas lolosnya armada-armada berisiko tinggi di jalan umum tersebut.

Selain itu, Penrad meminta evaluasi terhadap jam operasional kendaraan bermuatan berat yang melintasi jalur Medan-Berastagi yang merupakan urat nadi ekonomi sekaligus jalur wisata yang padat. Jangan membiarkan truk-truk bermuatan penuh melintas pada jam-jam sibuk tanpa pembatasan yang ketat, guna menutup peluang terjadinya kecelakaan.

Legislator vokal ini juga menyoroti praktik Over Dimension Over Loading (ODOL) yang dinilainya masih marak terjadi, sehingga harus segera ditertibkan tanpa ada kompromi di jalur ekstrim, seperti di Jalan Jamin Ginting.

"Truk pembawa galon mineral maupun material berat lainnya sering dipaksakan mengangkut muatan melebihi kapasitas kendaraan demi mengejar keuntungan. Praktik ODOL seperti ini harus ditertibkan secara tegas," ujarnya.

Penrad juga menambahkan, pembangunan jalan alternatif Medan-Kabanjahe kini sudah menjadi kebutuhan mendesak, karena jalur Medan-Berastagi yang selama ini menjadi akses utama menuju Tanah Karo sudah tidak lagi mampu menampung volume kendaraan yang terus meningkat sehingga memicu kemacetan sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan.

Karena itu, ia mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera merealisasikan pembangunan jalan alternatif Medan-Kabanjahe sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Bahkan Penrad juga mendesak Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan Sumut, dan Polda Sumut segera mengambil langkah konkret melalui razia berkala terhadap kendaraan angkutan berat di pintu masuk jalur Medan-Berastagi, meliputi pemeriksaan fungsi rem, tonase muatan, hingga kelayakan pengemudi.

Tidak kalah pentingnya, tambah Penrad, segera diterbitkannya regulasi pembatasan jam operasional kendaraan roda enam atau lebih di jalur wisata Karo-Medan, terutama pada hari libur dan jam-jam padat kendaraan serta membangun escape ramp atau jalur penyelamat rem blong di titik-titik turunan curam kawasan Sibolangit.

"Jalan raya seharusnya menjadi sarana konektivitas yang aman, bukan ladang pembantaian akibat kelalaian regulasi. Rakyat berhak memperoleh keselamatan dalam menggunakan transportasi. Jika pemerintah dan aparat terkait tidak segera membenahi tata kelola kendaraan logistik, maka ancaman terhadap keselamatan masyarakat akan terus berulang," ujarnya.(*).

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gubsu Ajak Anggota DPD RI Bersama-sama Membangun Sumut
Kapolsek Pancurbatu Grebek Lokasi Judi di Desa Suka Makmur
PGI Doakan dan Berikan Pesan Pastoral Kepada Caleg DPR dan DPD RI
Parlindungan Purba: DPD RI Dukung Penuh Pembangunan PLTA Batangtoru
Parlindungan Purba : DPD RI Dukung Perdamaian Dunia
Badikenita Sitepu Optimis Segera Dilantik Jadi Anggota DPD RI Gantikan Rizal Sirait
komentar
beritaTerbaru