Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 22 Oktober 2026

Disebut-sebut Namanya oleh Hercules Penuh Emosi, Ara Respons Begini

Redaksi - Kamis, 22 Oktober 2026 17:42 WIB
140 view
Disebut-sebut Namanya oleh Hercules Penuh Emosi, Ara Respons Begini
Foto: Danica Adhitiawarman
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.

Sementara itu, Hak Pengelolaan (HPL) Nomor 5 dan 6 yang menjadi dasar PT KAI untuk mengklaim tanah itu milik negara terbit pada 2008. HPL tersebut terbit berdasarkan proses administrasi di Kementerian Perhubungan dari verponding nomor 14399 yang menurut Wilson, lokasinya bukan di Tanah Abang.

Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan (Dirjen PSKP) di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Iljas Tedjo Prijono juga sudah menegaskan tanah seluas 4,3 hektare di Tanah Abang merupakan aset negara.

"Berdasarkan data yang terekam di Kementerian ATR/BPN, bidang tanah tersebut milik PT KAI yang tercatat HPL Nomor 17 dan HPL Nomor 19," kata Iljas dalam pertemuan di Kantor Wisma Danantara, Senayan, Jakarta Selatan, pada Jumat (17/4/2026).

Saat ini, lahan di Tanah Abang tersebut belum bisa dipakai untuk proyek rusun karena ahli waris, Sulaeman Effendi, dengan bantuan dari Rosaria de Marshall atau Hercules bersama Tim Hukum dan Advokasi DPP GRIB Jaya masih menggugat. Hal ini terdaftar pada Kamis (16/4) dengan nomor perkara 241/Pdt.G/2026/PN Jkt.Pst.

Pada September 2026, Brigjen Pol Hendra Gunawan selaku Direktur Pencegahan dan Penanganan Konflik Pertanahan Kementerian ATR/BPN mengatakan saat ini masih ada proses gugatan yang bergulir, seperti pengujian berkas dan penetapan status quo. Menurutnya, hal tersebut membuat proyek pembangunan terkendala.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ani Yudhoyono Koleksi Kain Daerah Sejak Remaja
Pemko Tanjungbalai Bantu Rizki Kaisar Balita Penderita Cairan di Kepala
Rizki Kaisar Balita Penderita Hydrosephallus Butuh Uluran Dermawan di Tanjungbalai
Kantor ATR/BPN Simalungun Siapkan 12,472 Sertifikat Tanah
PT KAI Genjot Pendapatan Logistik Usai Pembatasan Truk ODOL
Pihak PT KAI Tinjau Pembangunan Under Pass Jalan Lingkar Biaya Rp 1,7 M di Aekkanopan
komentar
beritaTerbaru