Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Oktober 2026

Ramai Dicap Nepotisme, Dua Anak Menhaj Mundur dari Posisi Tenaga Ahli

Redaksi - Senin, 26 Oktober 2026 22:19 WIB
395 view
Ramai Dicap Nepotisme, Dua Anak Menhaj Mundur dari Posisi Tenaga Ahli
Foto: Hanif Hawari/detikcom
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak.

"Itu juga untuk menjawab komitmen kami di Kementerian Haji dan Umrah untuk menjaga, memastikan integritas tetap harus terjaga. Dan itu adalah komitmen Pak Menteri dan komitmen saya untuk memastikan Kementerian Haji dan Umrah itu harus bebas dari praktik-praktik yang tidak beretika, praktik-praktik yang manipulatif, koruptif, perilaku mafia dan sebagainya," tegas Dahnil.

Dahnil kemudian menerangkan awal mula pengangkatan kedua anak Menhaj. Kata dia, keterlibatan dua putra Menhaj bermula dari keterbatasan sumber daya manusia (SDM) saat Badan Penyelenggara (BP) Haji pertama kali dibentuk pada akhir Oktober 2024.

Kala itu, BP Haji belum memiliki struktur organisasi, kantor, maupun jajaran staf administrasi.

"Keramaian kemarin terkait dengan dua tenaga ahli ini sebenarnya memang berangkat dari kebutuhan Kementerian Haji di awal-awal dulu. Ketika Badan Penyelenggara Haji memang tidak ada orang yang mau membantu kami sejak awal secara sukarela," kata Dahnil.

"Akhirnya salah duanya itu adalah anaknya Pak Menteri ikut membantu sejak awal, karena saya juga enggak ada yang membantu. Karena Badan Penyelenggara Haji itu hanya dua orang, yaitu Pak Menteri dan saya. Waktu itu mereka enggak bergaji," lanjutnya.

Sebelumnya, Menhaj Mochamad Irfan Yusuf juga sempat memberikan klarifikasi terkait polemik pengangkatan keluarganya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
KPPU Medan Gelar Sosialisasi Pembekalan Penggunaan Kebijakan Persaingan Usaha
Pemkab Simalungun Dukung Kebijakan Presiden Revisi UU No 5 Tahun 2014
Surat Wantim Diabaikan, 6 Bakal Caleg Perempuan Golkar Tebingtinggi Mengundurkan Diri
Ustadz Somad Apresiasi Kebijakan Edy-Ijeck, ASN Pemprovsu Wajib Beribadah
BI Medan dan BPODT Gelar Dialog Kebijakan Moneter Pengembangan Pariwisata Sumut
Rusia Kecam Kebijakan Luar Negeri AS yang Selalu Mendahulukan Sanksi
komentar
beritaTerbaru