Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 30 Oktober 2026

Indosat Catat Pendapatan Rp45,8 Triliun, Percepat Pengembangan AI

Nelly Hutabarat - Jumat, 30 Oktober 2026 11:27 WIB
144 view
Indosat Catat Pendapatan Rp45,8 Triliun, Percepat Pengembangan AI
Foto:Dok
Indosat

Jakarta(harianSIB.com)

PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 11% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp45,8 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026. EBITDA mencapai Rp21,1 triliun, sementara laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 37,2% menjadi Rp4,9 triliun.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha dalam siaran tertulis melalui Humas Indosat, Kamis (29/10/2026) mengatakan bisnis inti telekomunikasi menjadi fondasi utama perusahaan dalam mempercepat transformasi menuju perusahaan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau AI TechCo.

Penguatan bisnis inti didukung strategi personalisasi layanan berbasis AI, peningkatan kualitas jaringan, serta optimalisasi teknologi 5G. Indosat mencatat rata-rata pendapatan per pengguna (Average Revenue Per User/ARPU) seluler gabungan meningkat 16,5% YoY menjadi Rp46.000, sedangkan trafik data tumbuh 16% menjadi 14.829 petabyte.

Di sisi pengembangan AI, pendapatan Indosat AI Cloud mencapai 50 juta dolar AS selama sembilan bulan pertama 2026, melampaui pendapatan sepanjang 2025 sebesar 28 juta dolar AS.. Perusahaan memperkirakan pendapatan bisnis tersebut dapat mencapai 100 juta dolar AS hingga akhir 2026.

Baca Juga:
Untuk memperluas bisnis AI, Indosat membangun ekosistem terintegrasi yang mencakup konektivitas, jaringan fiber, pusat data, komputasi, model AI, hingga aplikasi perusahaan. Melalui RAIA Grid, perusahaan mengandalkan jaringan fiber sepanjang 86.000 kilometer, sementara Zankore by Indosat mengembangkan infrastruktur AI dengan ambisi jangka panjang mencapai kapasitas hingga 1 gigawatt (GW).

Indosat juga menghadirkan Intelligence Suite melalui kemitraan dengan F5 untuk membantu pelanggan korporasi mengakses dan mengelola penggunaan AI secara terintegrasi, sekaligus membuka peluang pendapatan baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Klub Sepakbola Chelsea Pakai Kecerdasan Buatan
Adopsi Kecerdasan Buatan Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara
Kemampuan Menerjemah Kecerdasan Buatan Milik Microsoft Setara Manusia
Cegah Perang Nuklir, Amerika Serikat Pakai Kecerdasan Buatan
Tiongkok Pasang Kecerdasan Buatan di Kapal Selam
Hillary Clinton: AS Belum Siap untuk Kecerdasan Buatan
komentar
beritaTerbaru