Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Februari 2026

Patung Salib di Italia Runtuh, Seorang Pemuda Meninggal

- Minggu, 27 April 2014 21:06 WIB
384 view
Patung Salib di Italia Runtuh, Seorang Pemuda Meninggal
BRESCIA (SIB)- Hanya tiga hari sebelum kanonisasi oleh Vatikan bagi Paus Yohanes Paulus II, Kamis (24/4) salib raksasa yang didirikan untuk menghormatinya runtuh, dan membuat seorang pemuda meninggal dunia.

Kantor berita Italia, ANSA menyebutkan bahwa seorang pemuda 21 tahun meninggal akibat runtuhnya patung salib yang didirikan di Desa Cevo, di luar Brescia, Italia bagian Utara. Patung itu untuk menghormati kunjungan Paus Yohanes Paulus II di kota itu pada tahun 1998.

Patung setinggi 30 meter itu dibangun di luar ruangan di dekat pegunungan Alpen. Bentuknya tidak biasa, karena melengkung sehingga wajah Yesus dalam patung itu menghadap persis ke bawah.

Saksi mata mengatakan korban adalah dari kelompok pemuda Katolik yang mengunjungi lokasi patung itu. Sementara orang lain dibawa ke rumah sakit karena luka ringan.

Patung itu merupakan karya para seniman yang mewujudkan set akhir dari desain Enrico Job, suami dari pembuat film Italia, Lina Wertmueller. Menurut kantor berita AFP, patung dibangun pada tahun 2005 dengan salib kayu dan total beratnya 600 kilogram.

Paus Yohanes Paulus II menjadi Paus pada tahun 1978 hingga meninggal pada tahun 2005. Paus kelahiran Polandia itu pernah ditembak oleh Ali Agca, pria Turki yang hendak membunuhnya, karena menganggap Paus bukan orang suci.

Paus Yohanes Paulus II yang lolos dari kematian, meskipun mengalami luka, sempat mengunjunginya dan memaafkannya. Agca dalam wawancara dengan ANSA mengatakan bahwa dia melakukan itu karena perintah Ayatollah Khomeini Rhollah dari Iran dan Polisi Rahasia Bulgaria semasa Uni Sovyet.
Dia diampuni pada tahun 2000 dan dideportasi ke Turki, serta dibebaskan dari penjara pada tahun 2010.

Kanonisasi untuk Paus Yohanes Paulus II akan dilakukan pada hari Minggu (27/4). Sekitar 800.000 peziarah Katolik dari seluruh dunia diharapkan mengunjungi Roma untuk merayakan kanonisasi ganda untuk Paus Yohanes Paulus II danĀ  Paus Yohanes XXIII asal Italia yang menjadi Paus pada kurun 1958-1963. (ANSA/SH.com/h)








SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru