Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026
Retreat Parompuan Narwastu UAS Penuh Sukacita

Istri Sebagai Penasehat Harus Berani Menegur Kekeliruan Suami

- Minggu, 24 September 2017 20:26 WIB
905 view
Istri Sebagai Penasehat Harus Berani Menegur Kekeliruan Suami
SIB/Dok
RETREAT DAN PA : Persekutuan Parompuan Narwastu HKBP UAS Medan beserta keluarga saat Retreat dan PA di T-Garden Resort and Ranch di seputaran Simalingkar B Medan, Kamis (21/9).
Medan (SIB) -Suasana retreat Persekutuan Parompuan Narwastu dan keluarga HKBP Jl Uskup Agung Sugiopranoto Medan sungguh menyenangkan dan penuh sukacita, Kamis (21/9). Selain dukungan alam yang sangat menyegarkan dan menyenangkan di T-Garden Resort and Ranch bernuansa Bali itu, acara demi acara juga dikemas dengan baik hingga semua peserta dari kaum ibu, bapak dan anak-anak terlibat dan sukacita.

Acara yang diawali dengan lagu-lagu pujian dan syukur dipandu Ny dr Efraim Hutagalung. Sedangkan acara selanjutnya dipandu Ny Gultom Boru Sitanggang.
Sementara bahan PA dan Renungan Singkat  disiapkan dan disampaikan secara sederhana oleh Inang Bibelvrow Br Napitupulu.

Bahan PA dengan topik "Menjaga keluhuran perempuan" itu dikaitkan dengan keberanian permaisuri Raja Ahasyweros yang bernama Wasti menolak perintah raja untuk dipertontonkan dan dipamerkan di  hadapan tamu-tamu dan pembesar kerajaan. Konsekwensinya memang Wasti kehilangan mahkotanya sebagai permaisuri raja dan secara otomatis juga dia kehilangan kekuasaan, kemewahan dan kenikmatan. Motivasi seperti ini perlu dipertahankan kaum perempuan untuk menjaga keluhurannya  meskipun harus kehilangan kenikmatannya.

Namun yang menjadi bahan renungan, kata Bibelvrow masih adakah kaum perempuan yang rela kehilangan kenikmatan duniawi demi menjaga keluhuran hatinya sebagai perempuan yang berhati mulia?

Selain itu, sebagai kaum perempuan yang beriman juga harus bertindak sebagai penasehat suami. Berani menegur kekeliruan suami dan mengingatkannya agar berjalan di jalan yang benar. Jangan pula karena suami seorang pejabat malah istri bertindak seperti atasan suami terutama terhadap para staf suaminya. Bahkan banyak istri yang menjadi penyebab suaminya melakukan kekeliruan. Itulah yang harus diingatkan kepada kaum perempuan bahwa mereka adalah penopang suami bukan malah menjerumuskan suami.

Pembahasan nats dari perjanjian lama Ester 1:9-22 itu berlangsung hangat karena peserta saling mengemukakan pendapat bagaimana seharusnya seorang istri bertindak dan berperilaku di rumah, di tempat perbelanjaan dan di tempat kerja suaminya.

Pada kesempatan itu, Ketua Persekutuan Narwastu HKBP UAS dr Elida Sidabutar Sp.OG (Ny Otto Naibaho SE, QIA) menyampaikan apresiasi kepada panitia yang mempersiapkan acara dengan baik dan juga terimakasih kepada pengelola T-Garden yang telah memberikan kemudahan dan pelayanan yang baik. (R4/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru