Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 21 April 2026

Pemerintah Mesir Ijinkan Gereja Belum Punya IMB Beroperasi

- Minggu, 04 Februari 2018 19:01 WIB
563 view
Pemerintah Mesir Ijinkan Gereja Belum Punya IMB Beroperasi
SIB/Dok
GEREJA DI MESIR: Salah satu gereja di Mesir yang diijinkan digunakan untuk ibadah meskipun IMB-nya belum ada
Kairo (SIB) -Kementerian Perumahan, Kebutuhan dan Masyarakat Perkotaan Mesir baru saja memberikan ijin operasi kepada gereja-gereja di Mesir yang belum mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) selama proses ijin masih dilakukan. Ijin ini bahkan disambut dengan sukacita oleh orang Kristen di negara itu.

Dalam pernyataannya, Menteri Perumahan Kebutuhan dan Masyarakat Perkotaan Mesir menyampaikan bahwa keputusan itu bertujuan untuk mempermudah orang-orang Kristen bisa menjalankan ibadahnya. Selain itu, ijin ini juga menjadi wujud dari penegakan hukum yang adil dan merata bagi seluruh rakyat Mesir.

Pemerintah juga berharap ijin resmi ini bisa mengurangi tindakan ekstrimis sekelompok orang terhadap gereja-gereja yang belum berijin di Mesir.

"Saya merasakan kalau pemerintah Mesir sangat memperhatikan orang-orang Kristen dan melakukan segala cara untuk memfasilitasi akses mereka ke tempat-tempat ibadah dan memberi mereka hak legal dan berdasar hukum," ucap Mantan Anggota Parlemen Assad Gamal.

Gamal tampak sangat mengapresiasi pemerintah dalam upaya menjaga toleransi antarumat beragama di Mesir. Dia juga mengingatkan bahwa budaya di Mesir harus terus berubah menjadi budaya yang lebih toleran kepada orang lain. Orang-orang harus belajar untuk mendukung pemerintah untuk menghargai orang lain yang berbeda keyakinan demi mencegah terjadinya kekerasan sektarian di negara itu.

Hingga saat ini, data menunjukkan bahwa ada sekitar 250 gereja di Mesir yang ditutup demi alasan keamanan. Tapi masing-masing pemimpin gereja sudah mulai mengajukan permohonan supaya gereja mereka dibuka kembali.

Di awal bulan ini, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sissi tampak melakukan begitu terbuka dengan umat Kristen Mesir. Hal ini ditunjukkan dari kehadirannya di perayaan Natal Gereja Orthodox di katedral baru mereka. Pemerintah bahkan menyediakan pengawalan keamanan yang ketat dari ribuan tentara di gereja-gereja yang tengah merayakan Natal.

Presiden el-Sissi, yang adalah seorang Muslim, bahkan menyampaikan pesan cinta dan perdamaian kepada semua orang. Dia menegaskan bahwa kebaikan itu punya kuasa untuk memperbaiki kehancuran dan kekerasan. Dia juga tak lupa menegaskan kalau orang Kristen adalah bagian dari keluarga Mesir. (jb.com/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru