Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Februari 2026

Jubileum 150 Tahun Kekristenan Digelar di Saitnihuta Tarutung Disambut Masyarakat

- Minggu, 06 Juli 2014 22:22 WIB
774 view
Jubileum 150 Tahun Kekristenan Digelar di Saitnihuta Tarutung Disambut Masyarakat
Medan (SIB)- Jubileum 150 tahun Ke-Kristenan digelar selama empat hari (26 s/d 30 Juni 2014) dengan berbagai kegiatan di Lapangan Monumen Raja Amandari Saitnihuta Tarutung, Taput.

Ketua Panitia Isak Lumban Tobing melalui relisnya kepada wartawan, Sabtu (28/6) menjelaskan, hari pertama pada malam harinya dilaksanakan pesta kembang api, marnonang dan marpollung, hari kedua pembukaan diawali ibadah bersama dilanjutkan dengan napak tilas perjalanan IL Nommensen dan selanjutnya mengikuti perjalanan dalam pemberitaan injil dengan evangelisasi jubileum drama Nommensen dan diakhiri dengan hiburan kepada rakyat oleh arits  Ibukota.

Selanjutnya, hari ketiga pawai obor di Saitnihuta yang dimulai dari lapangan POS - Harean - hutabarat - Jalan Sisingamangaraja - Aeksiansimun - Huta Gereja lapangan monumen Raja Amandari. Kemudian ditutup hiburan rakyat juga menampilkan acara tortor Batak Martumba (tarian ciri khas orang Batak).
Hari keempat sebagai puncak acara dihadiri 700 peserta yang datang dari seluruh Nusantara berkumpul bersama mengucap syukur atas berkat kasih Tuhan dalam kehidupan mereka masing - masing.

Dikatakan, jubileum 150 tahun Ke-Kristenan di Saitnihuta Tarutung, Taput tersebut mendapat respon dari berbagai lapisan masyarakat. Bahkan di malam harinya banyak dikunjungi masyarakat untuk melihat lokasi monumen Raja Amandari yang dulunya menerima misionaris DR IL Nommensen di tanah Batak.

Lebih lanjut dijelaskan, area monumen Raja Amandari Lumban Tobing 5600 meter persegi dan dilokasi tersebut akan dibangun perkampungan. Dana pembangunan yang dibutuhkan berkisar Rp 5 - 7 miliar bersumber dari Keturunan Ompu Sumurung dan donatur lainnya sebagai tahap awal. Sedangkan jangka menengahnya akan berlanjut pembangunan.

"Area ini akan sudah ditata sesuai sejarah dan sudah ada maketnya dan sangat didukung Bupati Taput Drs Nikson Nababan. Dengan arsiteknya Afrinton Siregar ST," jelasnya.

Jadi kita doakan agar berjalan sesuai yang diprogramkan," ujarnya.

Ditambahkannya, pembangunan monumen Raja Amandari Lumban Tobing menjadi nilai tambah bagi masyarakat bonapasogit kelak akan menjadi tempat wisata rohani di Tarutung. Jangka panjangnya akan dibangun monumen hidup ditengah masyarakat batak. Semua kegiatan ini sudah mendapat restu dari Ephorus HKBP Pdt WTP Simarmata MA bahkan Ompui akan memperkaya data - data untuk program yang dilakukan POS. Semuanya saling bersinergi.

Ketua POS (Pomparan Ompu Sumurung) Ir Robert ML Tobing, Sekum Elkan L Tobing Amd, Ketum PPSLB (Parsadaan Pomparan si Raja Lumban Tobing) se-Dunia Drs Simon L Tobing MBA menjelaskan, Saitnihuta Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara merupakan pintu gerbang rohani penyebaran injil ditanah Batak oleh seorang misionaris berkebangsaan Jerman, Ludwing Ingwer Nommensen atau lebih dikenal DR IL Nommensen.

Katanya, Jubileum 150 tahun ini mempunyai keistimewaan tersendiri berupa peluncuran satu konsep tentang pembangunan monumen yang hidup (Living monument) yaitu monumen Raja Amandari Sabungan Lumban Tobing untuk memperingati jasa Raja Amandari yang secara terbuka menerima peradaban baru sekaligus meluruskan sejarah bagi masyarakat Batak, khususnya warga HKBP,” ujarnya.

Dijelaskan, keturunan POS memperingati jubileum 150 tahun bukan untuk menunjukkan kesombongan diri sendiri atau membuka luka lama, tapi supaya mereka yang telah menerima injil dapat melanjutkan pekerjaan para misionaris untuk menghadirkan kasih ditengah-tengah dunia. "Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarahnya namun tidak terpuruk, tapi bangkit, maju, bertumbuh dan berkembang," tegasnya. (A8/Rel/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru